Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Hari Baik Menurut Hindu Bali 18 Februari 2025

Kab. Gianyar
Hari Baik Menurut Hindu Bali 18 Februari 2025
ilustrasi ternak ayam (pexels.com/Italo Melo)
Share Article

Ubur-ubur ikan lele, ramalan hari baik balik lagi lee. Gimana sudah penasaran dengan sederet ramalan untuk melengkapi hari-hari? Yap pertama ada hari kala upa yang bermakna baik untuk mulai mengambil atau memelihara ternak (wewalungan). Lalu seperti apa ramalan hari baik lainnya? Ini selengkapnya.

  1. 1. Tidak baik melakukan upacara pernikahan

    ilustrasi pernikahan (unsplash.com/Jeremy Wong)
    ilustrasi pernikahan (unsplash.com/Jeremy Wong)

    Sabar ya buat kalian yang ingin melangsungkan pernikahan karena ada hari salah wadi. Hari ini dipercaya tidak baik untuk melakukan upacara pernikahan menurut agama Hindu di Bali atau wiwaha. Selain itu, hari salah wadi juga tidak baik melangsungkan upacara Manusa Yadnya seperti mapendes (potong gigi), potong rambut, dan lain sebagainya.

  2. 2. Tidak baik melangsungkan ngaben

    ilustrasi tradisi Ngaben di bali (pexels.com/Danang DKW)
    ilustrasi tradisi Ngaben di bali (pexels.com/Danang DKW)

    Hari salah wadi juga tidak baik melangsungkan upacara Pitra Yadnya yang terdiri dari penguburan, atiwa-tiwa atau ngaben, nyekah, ngasti, dan lain-lain. Ini juga ditambah dengan hari gagak anungsang pati bermakna tidak baik melakukan upacara membakar mayat maupun atiwa-tiwa.

  3. 3. Tidak baik digunakan sebagai dewasa ayu

    Ilustrasi kalender (Unsplash/TowfiquBarbhuiya)
    Ilustrasi kalender (Unsplash/TowfiquBarbhuiya)

    Kala garuda bermakna sebagai hari yang tidak baik untuk dipakai dewasa ayu. Artinya, hindari menggunakan tanggal ini untuk melangsungkan upacara penting menurut agama Hindu di Bali. Pararasan: Laku Api, Pancasuda: Wisesa Segara, Ekajalaresi: Kinasihaning Jana, Pratiti: Bhawa.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More