Hari Baik Menurut Hindu Bali 15 Januari 2025
1. Tidak baik melakukan pernikahan

ilustrasi pernikahan (unsplash.com/Jeremy Wong) Carik walangati adalah hari yang tidak baik untuk melakukan pernikahan atau wiwaha, atiwa-tiwa atau ngaben dan membangun rumah. Cintamanik adalah hari baik untuk melakukan upacara potong rambut. Gagak anungsang pati merupakan hari yang tidak baik melakukan upacara membakar mayat, atiwa-tiwa.
2. Tidak baik pindah rumah

ilustrasi pindah rumah (freepik.com/senivpetro) Kajeng uwudan adalah hari yang tidak baik untuk menanam dan memetik tanaman. Kala rumpuh merupakan hari yang tidak baik untuk pindah rumah, memulai memelihara ayam, itik, sapi, kerbau, kambing, babi (ternak). Kala sungsang artinya mengandung sifat atau unsur terbalik, bertentangan, kontras. Namun, tidak baik untuk melakukan karya ayu atau yadnya.
3. Baik membuka lahan pertanian baru

ilustrasi sawah (unplash.com/shayanghiasvand) Pepedan adalah hari baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. Salah wadi adalah hari yang tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya meliputi wiwaha, mapendes, potong rambut, dan lainnya. Termasuk tidak baik melaksanakan Pitra Yadnya di antaranya penguburan, atiwa-tiwa atau ngaben, nyekah, ngasti, dan sebagainya. Pararasan: Laku Air, Pancasuda: Wisesa Segara, Ekajalaresi: Sida Bagia, Pratiti: Saskara.



















