Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Hari Baik Hindu Bali 30 Desember 2024

Kab. Gianyar
Hari Baik Hindu Bali 30 Desember 2024
Ilustrasi merajan atau tempat persembahyangan di setiap rumah umat Hindu di Bali. (IDN Times/Yuko Utami)
Share Article

Hari baik pada Senin, 30 Desember 2024 adalah amerta dadi. Ini merupakan hari yang baik untuk upacara Dewa Yadnya dan pemujaan terhadap leluhur. Carik walangati adalah hari yang tidak baik untuk melakukan pernikahan atau wiwaha, atiwa-tiwa atau ngaben dan membangun rumah. Berikut ini hari baik Hindu Bali 30 Desember 2024 selengkapnya.

  1. 1. Tidak baik memindahkan orang sakit

    ilustrasi pasien rumah sakit (freepik.com/jcomp)
    ilustrasi pasien rumah sakit (freepik.com/jcomp)

    Kala sudukan merupakan hari yang tidak baik untuk memindahkan orang sakit, menunjukkan unsur perombakan. Kala buingrau merupakan hari yang baik untuk menebang kayu, membuat bubu, memuja pitra. Namun, tidak baik untuk membangun, mengatapi rumah. 

    Kala siyung adalah hari yang tidak baik, hari ini harus diwaspadai karena mengandung pengaruh buas. Sampar wangke merupakan hari yang tidak baik untuk bersenggama, kalau dilanggar bisa melahirkan bayi yang penuh kesialan dan kemalangan.

  2. 2. Baik untuk membuat keris

    Pameran dan bursa keris di Kalurahan Gilangharjo Kapanewon Pandak Kabupaten Bantul.(IDN Times/Daruwaskita)
    Pameran dan bursa keris di Kalurahan Gilangharjo Kapanewon Pandak Kabupaten Bantul.(IDN Times/Daruwaskita)

    Kala wikalpa merupakan hari baik untuk membuat keris dan yang sejenisnya. Kaleburau adalah hari yang tidak baik melakukan karya ayu atau yadnya, juga tidak baik melaksanakan atiwa-tiwa atau ngaben. Lebur awu artinya tidak baik melakukan upacara wiwaha atau pernikahan, pertemuan, membangun rumah, mengatapi rumah. Baik untuk membangun irigasi. 

    Taliwangke merupakan hari baik untuk memasang tali penghambat di sawah atau di kebun, memperbaiki pagar, membuat tali pengikat padi/benda-benda mati. Namun, tidak baik untuk mulai mengerjakan benang tenun, membuat tali ternak. 

  3. 3. Baik menggarap sawah

    Petani saat menanam padi (IDN Times/Ruhaili)
    Petani saat menanam padi (IDN Times/Ruhaili)

    Pamacekan adalah hari baik untuk mengerjakan sawah maupun ladang, membuat tombak penangkap ikan, tetapi tidak baik melaksanakan yadnya. Pepedan merupakan hari baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. 

    Salah wadi adalah hari yang tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya seperti wiwaha, mapendes, potong rambut, dan lain sebagainya. Termasuk Pitra Yadnya juga tidak baik dilakukan seperti penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dan lain-lain. Pararasan: Laku Angin, Pancasuda: Tunggak Semi, Ekajalaresi: Buat Kemeranaan, Pratiti: Upadana.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More