Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Hari Baik Menurut Hindu Bali 14 Juni 2025, Baik untuk Bepergian

Kab. Gianyar
Hari Baik Menurut Hindu Bali 14 Juni 2025, Baik untuk Bepergian
ilustrasi bepergian sendirian (pexels.com/Haley Black)
Share Article

Salam ceria dan selamat pagi untuk kita semua. Semoga energi baik datang dari segala penjuru. Memulai pagi hari pada Sabtu, 14 Juni 2025 bahwa ramalan hari baik menurut Hindu Bali dihimpun dari Kalender Bali Digital. Ramalan pertama ada hari catur laba. Hari ini baik untuk bepergian menuju arah utara, upacara Manusa Yadnya, dan Pitra Yadnya. 

Amerta dewa merupakan hari baik untuk melakukan Panca Yadnya khususnya Dewa Yadnya. Hari ini juga baik untuk membangun tempat-tempat suci atau ibadah serta membuat lumbung maupun dapur. Penasaran bagaimana ramalan hari baik lainnya? Yuk baca selengkapnya di tautan berikut.

  1. Tidak baik menanam kacang-kacangan

    ilustrasi kacang tanah (freepik.com/KamranAydinov)
    ilustrasi kacang tanah (freepik.com/KamranAydinov)

    Asuajeg munggah merupakan hari baik untuk membuat alat-alat yang menakutkan seperti lelakut. Namun, tidak baik untuk menanam padi dan kacang-kacangan. Amerta papageran artinya hari yang tidak baik untuk melakukan dewasa ayu karena mengandung pengaruh sakit-sakitan. 

    Geni rawana adalah hari baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api. Namun, tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas atau mengupacarai rumah baru, dan bercocok tanam. Kajeng uwudan artinya tidak baik untuk menanam dan memetik tanaman.

  2. Baik meramu obat alami

    ilustrasi obat alami (pixabay.com/kerdkanno)
    ilustrasi obat alami (pixabay.com/kerdkanno)

    Kala rau adalah hari baik untuk meramu obat-obatan, sadek, membuat senjata, upas atau penjaga. Namun, tidak baik untuk membangun dan mengatapi rumah akibatnya akan terbakar, batasi berbicara yang dapat menimbulkan kekeliruan.

    Kala buingrau adalah hari baik untuk menebang kayu, membuat bubu, dan memuja pitra. Namun, tidak baik untuk membangun dan mengatapi rumah. Kala pegat artinya baik untuk mulai menyadap (ngirisin), memisah bayi menetek (melas rare). Namun, tidak baik untuk melakukan karya ayu.

  3. Baik membangun irigasi

    Ilustrasi irigasi di Tabanan (IDN Times/Wira Sanjiwani)
    Ilustrasi irigasi di Tabanan (IDN Times/Wira Sanjiwani)

    Lebur awu adalah hari baik untuk membangun irigasi. Namun, tidak baik melakukan upacara wiwaha atau pernikahan, pertemuan, membangun dan mengatapi rumah. Panca prawani adalah hari yang tidak baik dipakai dewasa ayu. 

    Kaleburau merupakan hari yang tidak baik melakukan karya ayu atau yadnya. Hari ini juga tidak baik melaksanakan atiwa-tiwa atau ngaben. Pararasan: Laku Api, Pancasuda: Satria Wibawa, Ekajalaresi: Buat Suka, Pratiti: Nama rupa.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More