Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gas bersubsidi oplosan di Karangasem Ternyata Dikirim ke NTB
Kapolres Karangasem Made Santika menunjukan barang bukti kasus pengoplosan gas elpiji subsidi. (IDN Times/Wayan Antara)

  • Polisi mengungkap jaringan pengoplosan gas elpiji subsidi di Karangasem yang ternyata menyalurkan gas oplosan hingga ke NTB melalui Pelabuhan Padangbai.
  • Distribusi gas bersubsidi seharusnya sesuai kuota tiap daerah, namun pengiriman ilegal ini dikhawatirkan memicu kelangkaan di Karangasem sehingga polisi memperketat pengawasan jalur distribusi.
  • Dalam penggerebekan di gudang Subagan, aparat menangkap 10 tersangka serta menyita 1.788 tabung gas berbagai ukuran dan tiga kendaraan pengangkut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
sebelumnya

Polisi membongkar praktik pengoplosan gas elpiji subsidi di gudang Kelurahan Subagan, Karangasem. Sebanyak 10 tersangka diamankan dan 1.788 tabung gas serta tiga kendaraan disita.

13 Mei 2026

Kapolres Karangasem AKBP I Made Santika mengungkap hasil pemeriksaan bahwa gas oplosan dikirim ke berbagai daerah di Bali dan hingga NTB melalui Pelabuhan Padangbai.

kini

Polres Karangasem memperketat pengawasan di Pelabuhan Padangbai dan Manggis untuk mencegah pengiriman ilegal gas elpiji bersubsidi ke luar daerah.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kasus pengoplosan gas elpiji bersubsidi 3 kilogram di Karangasem terungkap memiliki jaringan distribusi hingga ke luar Bali, termasuk dugaan pengiriman ke Nusa Tenggara Barat melalui Pelabuhan Padangbai.
  • Who?
    Polres Karangasem di bawah pimpinan AKBP I Made Santika menangani kasus ini dan telah mengamankan 10 tersangka serta menyita 1.788 tabung gas dan tiga kendaraan.
  • Where?
    Kegiatan pengoplosan ditemukan di sebuah gudang di Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem, dengan distribusi mencakup wilayah Bali seperti Buleleng, Klungkung, Bangli, dan diduga sampai NTB.
  • When?
    Informasi disampaikan pada Rabu, 13 Mei 2026, setelah hasil pemeriksaan terhadap para tersangka selesai dilakukan oleh Polres Karangasem.
  • Why?
    Pengiriman gas subsidi ke luar daerah diduga dilakukan untuk memperluas pasar penjualan meski melanggar aturan kuota distribusi yang ditetapkan per wilayah oleh Pertamina.
  • How?
    Gas oplosan dikirim menggunakan truk tertutup terpal agar tidak mencurigakan petugas. Polisi kini memperketat pemeriksaan kendaraan barang di Pelabuhan Padangbai dan wilayah Manggis untuk mencegah praktik serupa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Polisi di Karangasem menangkap orang-orang yang mencampur gas elpiji kecil yang disubsidi. Gas itu tidak cuma dijual di Bali, tapi juga dikirim diam-diam ke NTB pakai truk ditutup terpal. Polisi menemukan banyak tabung gas dan mobilnya. Sekarang polisi jaga pelabuhan supaya tidak ada lagi truk bawa gas oplosan keluar pulau.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pengungkapan kasus gas elpiji bersubsidi oplosan di Karangasem menunjukkan kesigapan aparat dalam menjaga ketertiban distribusi energi. Dengan penyitaan 1.788 tabung gas dan penangkapan sepuluh tersangka, kepolisian berhasil memutus rantai penyalahgunaan yang berpotensi merugikan masyarakat. Langkah memperketat pengawasan di Pelabuhan Padangbai juga mencerminkan komitmen kuat untuk mencegah praktik serupa terulang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Karangasem, IDN Times - Kasus pengoplosan gas elpiji subsidi 3 kilogram (kg) di Kabupaten Karangasem ternyata punya jaringan distribusi yang luas.dalam penyelidikan, polisi menemukan fakta bahwa gas oplosan tersebut tidak hanya beredar di wilayah Bali, tetapi juga diduga dikirim hingga ke Nusa Tenggara Barat (NTB), melalui jalur Pelabuhan Padangbai.

Kapolres Karangasem, AKBP I Made Santika mengatakan, hasil pemeriksaan terhadap para tersangka mengungkap bahwa distribusi gas elpiji oplosan itu menyasar beberapa daerah di Bali, seperti Buleleng, Klungkung, dan Bangli. Selain itu, polisi juga menemukan ada pengiriman ke luar Bali menggunakan truk yang ditutupi terpal untuk menghindari kecurigaan petugas.

“Setelah interogasi mendalam, tabung gas itu juga dikirim ke pulau sebelah (NTB) menggunakan truk dan ditutup terpal,” ujar Santika pada Rabu (13/5/2026).

1. Gas elpiji bersubsidi tidak bisa didistribusikan ke daerah berbeda

Kapolres Karangasem Made Santika menunjukan barang bukti kasus pengoplosan gas elpiji subsidi. (IDN Times/Wayan Antara)

Polisi kini masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang ikut terlibat dalam proses distribusi gas subsidi tersebut, termasuk jaringan pengiriman ke luar pulau.

Menurut Santika, distribusi gas elpiji subsidi sebenarnya sudah diatur berdasarkan kuota masing-masing daerah. Karena itu, pengiriman ke wilayah lain dikhawatirkan bisa memicu kelangkaan gas di daerah asal.

“Pihak Pertamina juga sudah menegaskan bahwa setiap daerah memiliki kuota gas masing-masing. Tidak boleh dipindahkan ke daerah lain karena bisa menyebabkan kelangkaan di Karangasem,” jelasnya.

2. Polres Karangasem memperketat Pelabuhan Padangbai

Kapolres Karangasem Made Santika menunjukan barang bukti kasus pengoplosan gas elpiji subsidi. (IDN Times/Wayan Antara)

Untuk mencegah praktik serupa kembali terjadi, Polres Karangasem telah menginstruksikan jajaran Polsek Padangbai dan Polsek Manggis memperketat pengawasan kendaraan angkutan barang, khususnya truk yang melintas pada jam-jam rawan.

Petugas diminta memeriksa kendaraan yang dicurigai membawa muatan gas elpiji secara ilegal. “Kami sudah instruksikan Polsek Padangbai maupun Polsek Manggis untuk memperketat pemeriksaan. Jika ada truk mencurigakan, langsung dicek,” tegas Santika.

3. Aparat menyita 1.788 tabung gas

Kapolres Karangasem Made Santika menunjukan barang bukti kasus pengoplosan gas elpiji subsidi. (IDN Times/Wayan Antara)

Sebelumnya, polisi membongkar praktik pengoplosan gas elpiji subsidi di sebuah gudang di Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem. Dalam kasus tersebut, aparat mengamankan 10 tersangka.

Selain itu, polisi juga menyita sebanyak 1.788 tabung gas berbagai ukuran serta tiga kendaraan yang diduga digunakan untuk mengangkut gas oplosan tersebut.

Editorial Team