Elon Musk Ikut Peluncuran Starlink di Puskemas Sumerta Kelod

Denpasar, IDN Times - Kementerian Kesehatan menjalin kerja sama dengan Starlink, penyedia layanan internet SpaceX milik Elon Musk, untuk menghadirkan akses internet di seluruh puskesmas di Indonesia. Peluncuran diselenggarakan di Puskesmas Pembantu Sumerta Kelod, Jalan Laksamana VIII Nomor 18, Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, pada Minggu (19/5/2024) sekitar pukul 15.30 Wita.
Menteri Kesehatan Republik Indonesia periode 2020-2024, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan layanan Starlink akan dimanfaatkan di 2.700 puskesmas yang kesulitan sinyal, serta 700 puskesmas yang tidak memiliki akses internet.
"Sekarang kami bikin semua aplikasi di puskesmas itu digital. Dengan adanya Starlink ini, 2.500 sampai 2.600 puskesmas yang koneksinya buruk dan 700-an tidak ada koneksinya itu bisa terkoneksi," kata Budi.
1. Elon datang memakai Endek lengan panjang

Elon Musk sampai di lokasi bersamaan dengan rombongan Menteri KKP, Menteri Kesehatan, dan Menteri Kominfo sekitar pukul 16.45 Wita. Ia memakai kemeja Endek lengan panjang berwarna hijau, lalu dikalungi Bunga Jepun (Kamboja).
2. Kemenkes digitalisasi 10 ribu puskesmas di seluruh Indonesia

Budi Gunadi akan memulai digitalisasi untuk 10 ribu puskesmas di seluruh Indonesia. Dari data itu, sebanyak 2.700-an puskemas kesulitan mengakses internet, dan lebih dari 700 puskesmas tidak memiliki akses internet. Puskesmas-puskesmas ini tersebar di 7.000 pulau di Indonesia.
"Kita memang punya 10 ribu puskesmas yang sekarang kita digitalisasi agar layanan- layanan yang sebelumnya tidak bisa disampaikan di puskesmas, sulit diakses masyarakat jadi bisa diakses," ungkapnya.
3. Kecepatan layanan Starlink di atas rata-rata

Budi menyebutkan, akses internet ini penting untuk memudahkan layanan telemedicine, dan telekonsultasi. Sehingga pasien-pasien bisa berkonsultasi secara daring, dan memudahkan untuk menginput data vaksinasi di masyarakat.
"Di Bali beberapa ada pulau yang saya dengan itu (kesulitan mengakses internet), di Klungkung, Nusa Penida," katanya.
Ia menyebutkan nama Puskesmas Pembantu Bungbungan di Kecamatan Banjarakan, Kabupaten Klungkung. Puskesmas ini melayani 3.600 masyarakat. Pelayanan untuk masyarakat di sana menggunakan sejumlah aplikasi, yang hanya memiliki kecepatan 17 Mbps. Namun setelah menggunakan layanan Starlink, kecepatannya mencapai 313 Mbps.


















