Klungkung, IDN Times - Penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah berpotensi menjadi kabar baik bagi sektor pariwisata Bali. Saat biaya liburan di Indonesia menjadi relatif lebih murah bagi wisatawan mancanegara, kunjungan ke destinasi unggulan seperti Nusa Penida pun mulai menunjukkan tren peningkatan.
Meskipun demikian, Plt Kepala Dinas Pariwisata Klungkung Gusti Agung Putra Mahajaya belum memastikan, peningkatan kunjungan wisatawan tersebut apakah imbas dari menguatnya nilai dolar Amerika atau ada faktor lainnya. Menurutnya, pergerakan wisatawan dipengaruhi banyak faktor, mulai dari momentum liburan hingga kondisi pariwisata global.
"Saya tidak bisa mengkaji lebih jauh apakah ini karena penguatan dolar atau dampak global lainnya. Yang pasti, saat ini kunjungan (wisatawan) memang meningkat," ujarnya, Senin (1/6/2026).
Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung mencatat rata-rata kunjungan wisatawan ke Nusa Penida sejak Mei 2026 mencapai lebih dari 3.000 orang per hari. Angka tersebut naik signifikan dibandingkan hari normal yang biasanya berkisar 2.000 wisatawan per hari.
