Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Cegah LSD Meluas, Ratusan Sapi di Jembrana Disuntik Vaksin

Cegah LSD Meluas, Ratusan Sapi di Jembrana Disuntik Vaksin
Bidang Keswan-Kesmavet Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan (Peringan) Kabupaten Jembrana melakukan vaksinasi massal di Kecamatan Negara, pada Selasa (20/1/2026). (Dok. Istimewa)
Intinya sih...
  • 160 ekor sapi divaksinasi di dua kecamatan rawan
  • Vaksinasi difokuskan pada zona merah karena stok terbatas
  • Jembrana menunggu kiriman 6.000 dosis vaksin tambahan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jembrana, IDN Times - Pemerintah Kabupaten Jembrana mulai tancap gas melakukan upaya pencegahan penyebaran penyakit kulit berbenjol atau Lumpy Skin Disease (LSD) pada hewan ternak. Melalui Bidang Keswan-Kesmavet Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan (Peringan) Kabupaten Jembrana, vaksinasi massal resmi digelar pada Selasa (20/1/2026).

Langkah cepat ini diambil untuk memutus rantai penularan virus yang menyerang ternak sapi di kabupaten paling barat di Pulau Bali tersebut.

1. Sasar dua kecamatan, 160 ekor sapi divaksinasi

Cegah LSD Meluas, Ratusan Sapi di Jembrana Disuntik Vaksin
Bidang Keswan-Kesmavet Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan (Peringan) Kabupaten Jembrana melakukan vaksinasi massal di Kecamatan Negara, pada Selasa (20/1/2026). (Dok. Istimewa)

Kabid Keswan-Kesmavet Dinas Peringan Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta, mengungkapkan bahwa vaksinasi perdana ini difokuskan pada titik-titik yang dianggap rawan. Ada dua kecamatan yang menjadi prioritas utama tim di lapangan.

"Vaksinasi massal perdana ini menyasar Kecamatan Negara, tepatnya di Kelurahan Baler Bale Agung dan Desa Baluk. Selain itu, di Kecamatan Melaya kami sasar Banjar Benel, Desa Manistutu," ujar Sugiarta.

Dari aksi jemput bola tersebut, petugas berhasil memvaksinasi 160 ekor sapi dengan pembagian masing-masing 80 ekor di tiap kecamatan.

2. Prioritaskan zona merah karena stok vaksin terbatas

Cegah LSD Meluas, Ratusan Sapi di Jembrana Disuntik Vaksin
Bidang Keswan-Kesmavet Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan (Peringan) Kabupaten Jembrana melakukan vaksinasi massal di Kecamatan Negara, pada Selasa (20/1/2026). (Dok. Istimewa)

Sugiarta menjelaskan bahwa strategi vaksinasi saat ini adalah "pukul rata" di daerah yang sudah terpapar atau zona tertular. Hal ini dilakukan karena ketersediaan dosis vaksin yang masih terbatas dari pemerintah pusat.

Dinas Peringan menargetkan setidaknya enam desa/kelurahan yang masuk dalam zona merah dapat terkover secara bertahap.

"Kami targetkan di zona tertular dulu. Coverage kami per desa minimal 50 persen dari total populasi, sesuai dengan estimasi yang ada di desa tersebut," jelasnya lagi.

3. Jembrana tunggu kiriman 6.000 dosis vaksin tambahan

Cegah LSD Meluas, Ratusan Sapi di Jembrana Disuntik Vaksin
Bidang Keswan-Kesmavet Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan (Peringan) Kabupaten Jembrana melakukan vaksinasi massal di Kecamatan Negara, pada Selasa (20/1/2026). (Dok. Istimewa)

Karena jumlah populasi sapi di Jembrana sangat besar, pihak dinas telah berkoordinasi dengan Sekda Jembrana untuk mengajukan tambahan bantuan. Saat ini, Jembrana tengah menanti kedatangan ribuan dosis vaksin baru dari kementerian terkait.

"Informasi dari kementerian sudah disiapkan lagi 6.000 dosis vaksin. Kami berharap bantuan ini segera turun agar vaksinasi bisa dilanjutkan secara menyeluruh," tambah Sugiarta.

Tak hanya sekadar vaksinasi, petugas di lapangan juga memberikan vitamin, melakukan penyemprotan disinfektan di area kandang, serta memberikan edukasi kepada peternak mengenai pentingnya sanitasi lingkungan untuk mencegah penyebaran LSD secara mandiri.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Bali

See More

Cegah LSD Meluas, Ratusan Sapi di Jembrana Disuntik Vaksin

21 Jan 2026, 07:26 WIBNews