Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Laut di Bali hingga 4 Meter, Hati-hati!
Gelombang Laut (pexels.com/Pixabay)
  • BMKG Denpasar mengeluarkan peringatan potensi gelombang tinggi 2,5–4 meter di sejumlah perairan Bali pada 28 April–1 Mei 2026.
  • Wilayah terdampak meliputi Selat Badung, Selat Bali bagian Selatan, Selat Lombok bagian Selatan, dan Perairan Selatan Pulau Bali.
  • Kondisi ini berisiko bagi kapal nelayan, tongkang, dan feri akibat kecepatan angin mencapai 30 knot di beberapa titik perairan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Denpasar, IDN Times - Masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan Bali diharapkan mewaspadai terjadinya gelombang laut yang mencapai 4 meter, yang masuk kategori tinggi.

Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan mulai 28 April -1 Mei 2026 terkait potensi gelombang tinggi di wilayah Bali, dengan ketinggian gelombang laut dapat mencapai 2,5 - 4,0 meter berpeluang terjadi di Selat Badung, Selat Bali bagian Selatan, Selat Lombok bagian Selatan, dan Perairan Selatan Pulau Bali.

Kondisi tersebut diungkap berisiko untuk perahu nelayan pada kecepatan angin 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter, kapal tongkang dengan kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter, dan kapal feri dengan kecepatan angin 21 knot dan tinggi gelombang 2,5 meter.

Angin dan gelombang laut (unsplash.com/Hector John Periquin)

Sementara itu ketinggian gelombang laut dapat mencapai 1,25 - 2,5 meter berpeluang terjadi di Selat Lombok bagian Utara. Kondisi tersebut diungkap berisiko untuk perahu nelayan pada kecepatan angin 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter, serta kapal tongkang dengan kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.

Pada rentang tersebut, pola angin di wilayah perairan Utara Bali bergerak dari Timur Laut - Tenggara dengan kecepatan angin antara 4 - 20 knot. Sedangkan pola angin di wilayah perairan Selatan Bali umumnya bergerak dari arah Timur Laut - Tenggara dengan kecepatan antara 4 - 30 knot.

Editorial Team