Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BMKG Denpasar Peringatkan Gelombang 4 Meter di Bali
ilustrasi ombak(unsplash.com/Matt Paul Catalano)
  • BMKG Denpasar memperingatkan potensi gelombang 2,5-4 meter di sejumlah perairan Bali bagian selatan pada 18-21 Agustus 2026.
  • Gelombang 1,25-2,5 meter juga berpeluang terjadi di Selat Lombok utara, dengan risiko bagi perahu nelayan dan kapal tongkang.
  • Angin di perairan Bali diperkirakan mencapai 4-20 knot, sementara arus pada 19 Agustus tercatat hingga 2,93 knot di Selat Lombok selatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

DenpasarIDN Times - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan mulai 18 hingga 21 Agustus 2026 terkait potensi gelombang tinggi 2.5 - 4 meter yang berpotensi terjadi di Selat Bali bagian Selatan, Perairan Selatan Pulau Bali, Selat Lombok Bagian Selatan dan Selat Badung.

Kondisi tersebut berisiko untuk perahu nelayan pada kecepatan angin 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter, kapal tongkang dengan kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter, dan kapal Feri dengan kecepatan angin 21 knot dan tinggi gelombang 2,5 meter.

Sementara itu, ketinggian gelombang laut dapat mencapai 1,25 - 2,5 meter berpeluang terjadi di Selat Lombok Bagian Utara. Kondisi tersebut diungkap berisiko untuk perahu nelayan pada kecepatan angin 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter, serta kapal tongkang dengan kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.

Pada rentang tersebut, pola angin di wilayah Perairan Utara Bali bertiup dari arah Timur - Selatan dengan kecepatan antara 4 - 20 knot. Sedangkan pola angin di wilayah Perairan Selatan Bali bertiup dari arah Timur - Tenggara dengan kecepatan antara 4 - 20 knot.

Pada 19 Agustus 2026 kecepatan arus di Perairan Utara Pulau Bali 0,95 - 0,99 kt; Selat Badung 1,53 - 2,44 kt; Selat Bali bagian Selatan 1,26 - 1,38 kt; Perairan Selatan Pulau Bali 1,50 - 1,77 kt; Selat Lombok bagian Utara 1,66 - 2,15 kt; dan Selat Lombok bagian Selatan 1,75 - 2,93 kt.

Editorial Team

Related Article