Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bali Berharap Segera Bisa Ditetapkan Jadi Zona Hijau PMK

Kab. Badung
Bali Berharap Segera Bisa Ditetapkan Jadi Zona Hijau PMK
Vaksinasi PMK hewan ternak (Dok.IDN Times)
Intinya Sih
  • Bali mendapat 17 ribu dosis vaksin PMK dari pemerintah pusat tahun 2025 untuk mencegah kasus PMK
  • Kepala Dinas Pertanian Bali berharap Bali dapat menjadi zona hijau PMK dengan zero case
  • Vaksinasi PMK diharapkan dapat mendorong kekebalan komunal terhadap PMK di Bali
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Badung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Bali mendapat dukungan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari pemerintah pusat tahun 2025. Kementerian Pertanian RI melalui Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan telah menyerahkan 17 ribu dosis vaksin PMK dari target 170 ribu dosis yang akan diserahkan secara bertahap ke Provinsi Bali.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada mengatakan, peluncuran vaksinasi PMK dilakukan di Sentra Pembibitan Ternak Sapi Sobangan, distribusi vaksin PMK ini diharapkan dapat segera diaplikasikan sehingga mencegah terjadinya kasus.

“Kemarin vaksin sudah datang, dan tadi pagi sudah kami bagikan,” ungkapnya pada Kamis (16/1/2025).

Dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong Bali agar segera ditetapkan menjadi zona hijau PMK.

1. Bali ingin segera ditetapkan menjadi zona hijau PMK

Vaksinasi PMK di Bali (Dok.IDN Times/istimewa)
Vaksinasi PMK di Bali (Dok.IDN Times/istimewa)

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada menjelaskan, jumlah kasus PMK yang menyerang ternak di Bali hingga saat ini adalah tidak ada atau zero case, meskipun penyakit tersebut pernah merebak di Bali pada tahun 2022.

“Tadi saya mohon kepada Pak Dirjen agar zona merah untuk Bali dapat dihilangkan menjadi zona hijau,” ungkapnya.

2. Bali harus mempertahankan zero case PMK

ilustrasi sapi (pexels.com/Pixabay)
ilustrasi sapi (pexels.com/Pixabay)

Sementara itu, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksinasi PMK di Provinsi Bali diharapkan dapat mendorong kekebalan komunal terhadap PMK serta mempertahankan zero case di Bali.

“Ke depan, jika itu terus dapat dipertahankan, Bali akan kami tetapkan sebagai daerah atau zona bebas PMK dengan vaksinasi," ungkapnya.

Selanjutnya, jika Bali nantinya terus bertahan pada zero case, maka menurutnya Bali bisa saja diangkat menjadi zona atau daerah bebas PMK tanpa vaksinasi.

3. Langkah pencegahan PMK di Bali

peternakan sapi (pexels.com/yavuz selim korku)
peternakan sapi (pexels.com/yavuz selim korku)

Selain melalui vaksinasi, terdapat beberapa upaya yang perlu dilakukan untuk menghindari merebaknya kembali PMK di Bali, antara lain:

  • Meningkatkan biosekuriti dan manajemen pemeliharaan
  • Menghentikan penyebaran virus di sumbernya melalui pemotongan bersyarat
  • Melakukan pengawasan ketat terhadap mobilitas ternak yang masuk ke Bali.
Share Article

Related Articles

See More