Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Angin Puting Beliung Terjang Jembrana, Sejumlah Bangunan Rusak-Pohon Tumbang

IMG-20260121-WA0175.jpg
Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Jembrana pada Rabu dini hari (21/1/2026). (Dok. Istimewa)
Intinya sih...
  • Angin puting beliung dan hujan deras melanda Jembrana pada Rabu dini hari, menyebabkan kerusakan luas di lima kecamatan.
  • Kerusakan terjadi di 19 desa/kelurahan di 5 kecamatan, dengan total 30 titik lokasi kejadian. Kecamatan Mendoyo menjadi wilayah paling terdampak.
  • Pemerintah Kabupaten Jembrana mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan dan segera melaporkan kejadian darurat kepada pihak berwenang.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jembrana, IDN Times - Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Jembrana pada Rabu dini hari (21/1/2026). Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan luas di lima kecamatan, dengan fenomena angin puting beliung menjadi penyebab utama kerusakan rumah warga dan sarana umum.

Berdasarkan laporan kaji cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana, tercatat sebanyak 19 desa/kelurahan di 5 kecamatan terdampak, dengan total 30 titik lokasi kejadian.

Kerusakan terjadi di 5 Kecamatan

IMG-20260121-WA0174.jpg
Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Jembrana pada Rabu dini hari (21/1/2026).(Dok.Istimewa)

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jembrana, Putu Agus Artana Putra, menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan asesmen intensif dan penanganan darurat di lapangan. Berikut adalah ringkasan dampak di tiap wilayah:

Kecamatan Mendoyo menjadi wilayah paling terdampak dengan 11 lokasi kejadian di 5 desa. Di Desa Yehembang Kauh, sebuah bangunan bangsal roboh dengan kerugian ditaksir mencapai Rp70 juta. Sementara di Desa Penyaringan, puluhan KK terdampak akibat puting beliung. Pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di kediaman Wakil Bupati Jembrana di Kelurahan Tegalcangkring.

Kecamatan Jembrana dilaporkan sebanyak 44 KK di Desa Batuagung terdampak puting beliung. Di Desa Air Kuning, selain kerusakan rumah, sebuah kubah Masjid Darul Hidayah dan perahu nelayan juga dilaporkan mengalami kerusakan.

Kecamatan Negara dilaporkan angin puting beliung menerjang Desa Banyubiru yang berdampak pada 30 KK, serta Desa Cupel yang mengakibatkan kerusakan rumah dan perahu nelayan.

Kecamatan Melaya dilaporkan terjadi kerusakan atap rumah di Desa Candikusuma akibat puting beliung. Beberapa titik pohon tumbang, seperti di Desa Palasari, telah berhasil ditangani oleh personel Brimob.

Kecamatan Pekutatan dilaporkan tercatat 6 titik lokasi, termasuk di Desa Pekutatan dan Asahduren, yang didominasi oleh kejadian angin puting beliung dan pohon tumbang yang menimpa pemukiman warga.

Upaya penanganan dilakukan secara gotong royong

IMG-20260121-WA0165.jpg
Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Jembrana pada Rabu dini hari (21/1/2026).(Dok.Istimewa)

Tim BPBD Jembrana bersama unsur TNI, Polri (Brimob), dan masyarakat setempat bahu-membahu melakukan evakuasi pohon tumbang yang menutup akses jalan maupun yang menimpa rumah warga.

"BPBD masih terus melaksanakan giat asesmen di beberapa lokasi untuk memastikan jumlah pasti kerugian dan bantuan yang dibutuhkan masyarakat," ujar Putu Agus Artana Putra dalam laporannya.

Dari lima kecamatan yang terdampak, dilaporkan ada 19 Desa/Kelurahan dengan total sebanyak 30 titik terdampak dari angin puting beliung dan juga pohon tumbang.

Pemerintah Kabupaten Jembrana mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan dan segera melaporkan kejadian darurat kepada pihak berwenang melalui jalur komunikasi BPBD.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Bali

See More

Baru 3 Hari Pindah, Perempuan di Denpasar Ditemukan Meninggal di Kamar

21 Jan 2026, 20:47 WIBNews