TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Cerita 13 Mahasiswa Warmadewa Terjebak Air Pasang di Pantai Suluban

Bahaya juga ya

Evakuasi 13 Mahasiswa Warmadewa yang terjebak air laut pasang di Pantai Suluban, Uluwatu (Dok.IDN Times/Basarnas Bali)

Badung, IDN Times – Tiga belas mahasiswa Warmadewa Denpasar terjebak air laut pasang di Pantai Suluban Uluwatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Sabtu (14/11/2020) lalu sekitar pukul 16.00 Wita. Mereka baru bisa dievakuasi lima jam kemudian dalam kondisi selamat setelah airnya kembali surut.

Mereka terdiri dari 10 orang perempuan bernama Anggi Ritania (19), Putri Budiantari (20), Ayu Suciningsih (19), Dhea Shavira (19), Puspa Meitriyana (19), Nia Krisna (19), Anandita (19), Aprilia (19), Ayu (20), Tami (19). Beserta tiga orang laki-laki yakni Tri Permana (20), Bagus (19) dan Jaya (19).

Bagaimana ceritanya mereka bisa terjebak air laut pasang?

1. Mereka tidak menyadari jika air lautnya sedang pasang

Ilustrasi pantai (IDN Times/Sunariyah)

Awalnya para mahasiswa ini tengah berlibur di Pantai Suluban, Sabtu (14/11/2020) sekitar pukul 16.00 Wita. Sampai pukul 19.30 Wita, mereka tidak menyadari bahwa air lautnya sedang pasang. Setengah jam kemudian, kejadian itu baru dilaporkan ke Kantor Basarnas Bali.

"Begitu laporan diterima, kami segera berangkatkan delapan orang personel menuju lokasi,” jelas Gede Darmada, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Minggu (15/11/2020).

2. Evakuasi baru dilakukan setelah air lautnya surut

Evakuasi 13 Mahasiswa Warmadewa yang terjebak air laut pasang di Pantai Suluban, Uluwatu (Dok.IDN Times/Basarnas Bali)

Tiba di lokasi padapukul 21.45 Wita, Tim Rescue Basarnas Bali langsung berkoordinasi dengan Bala Wisata Tirta (Balawista) Badung Pos Labuan Sait. Karena air pasangnya sedang tinggi, Tim Search and Rescue (SAR) gabungan harus membungkuk melewati bebatuan untuk menuju lokasi. Tim memastikan kondisi para mahasiswa dan proses evakuasinya menunggu air laut surut.

"Sudah dipastikan posisi 13 orang target dalam keadaan aman. Maka kami bicarakan dengan pihak keluarga serta tim lainnya, dan diputuskan upaya evakuasi menunggu air surut," ungkap Darmada.

Baru sekitar pukul 00.20 Wita, kondisi air mulai surut dan akhirnya proses evakuasi berhasil dilakukan. Seluruh mahasiswa dalam keadaan selamat.

Berita Terkini Lainnya