Comscore Tracker

5 Alasan Jangan Terlalu Pamer Keberhasilan

Biarkan saja orang memberi penilaian sendiri ya

Tidak jarang kita temui beberapa orang menunjukkan apa yang jadi impian atau gol hidupnya kepada orang lain, misalnya lewat media sosial. Dengan demikian, orang lain bisa melihatnya dan memberi berkomentar.

Nyatanya, dalam berusaha mencapai sesuatu, jauh lebih baik bagi kita untuk melakukannya tanpa pamer dulu ke sana ke mari. Mengapa demikian? Nah berikut alasan mengapa sebaiknya jangan terlalu pamer keberhasilan kamu:

Baca Juga: 5 Cara Menemukan Pasangan yang Pas, Dia Selalu Ada saat Suka dan Duka 

1. Kita akan jadi lebih fokus dalam mengerjakan apa yang diusahakan

5 Alasan Jangan Terlalu Pamer Keberhasilanilustrasi meja kerja (unsplash.com/Thought Catalog)

Saat memilih untuk menampilkan daftar impian dan perjuangan yang tengah dilakukan ke hadapan publik, kita perlu perhatikan mana yang bisa dibagikan dan mana yang tidak. Hal ini akan memengaruhi bagaimana respons publik terhadap hal tersebut.

Dengan memilih untuk tidak mengumumkannya, kita bisa jadi lebih fokus dalam berusaha. Kita akan menggunakan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mengusahakan yang terbaik demi mewujudkan impian.

2. Tidak perlu khawatir terhadap pandangan orang lain 

5 Alasan Jangan Terlalu Pamer Keberhasilanilustrasi cemas (unsplash.com/icons8)

Saat kita memamerkan ke hadapan publik tentang apa yang kita raih, kita akan memberi celah bagi orang lain untuk memberi komentar. Kita sebaiknya memiliki mental tangguh untuk bisa menghadapi komentar tersebut.

Komentar bisa berisi hal positif yang mendukung, namun bisa sebaliknya yang negatif dan berpotensi menurunkan rasa percaya diri. Dengan tidak mengungkapkan impian-impian yang kita miliki, kita akan terbebas dari rasa khawatir akan pendapat orang lain.

3. Kita akan terhindar dari mereka yang tidak mendukung kita untuk berkembang 

5 Alasan Jangan Terlalu Pamer Keberhasilanilustrasi ngobrol asyik di kantor (unsplash.com/Brooke Cagle)

Orang-orang di sekitar bisa kita bagi menjadi dua pihak. Satu pihak akan mendukung kita dalam setiap pekerjaan, sementara pihak yang lain selalu berupaya mencari celah untuk mencibir.

Tetaplah berusaha mengejar impian-impian yang telah kita tetapkan tanpa harus mengungkapkannya di hadapan publik. Ini akan membuat kita tidak harus selalu berhadapan dengan mereka yang hanya melihat kita dari sisi negatif saja.

4. Kita bisa bebas menentukan apa yang kita inginkan tanpa tekanan 

5 Alasan Jangan Terlalu Pamer Keberhasilanilustrasi membuat rencana (unsplash.com/alvarordesign)

Dengan tidak mengumbar upaya kita dalam mencapai impian, kita tidak harus terbebani bila mengalami kegagalan ataupun ada keinginan untuk mengubahnya. Kita bisa bebas mengubahnya sesuai dengan keinginan dan keadaan kita.

Sebaliknya, saat publik tahu tentang upaya kita dan kemudian kita tidak berhasil, akan muncul berbagai macam tekanan yang berpotensi menurunkan semangat diri. Oleh karena itu, penting untuk pertimbangkan lagi sebelum mengekspos perjuangan kita ke hadapan publik.

5. Prestasi yang kita raih yang akan menyuarakan keberhasilan dan jerih payah selama ini

5 Alasan Jangan Terlalu Pamer Keberhasilanilustrasi menerima penghargaan (unsplash.com/archmind)

Tidak bisa dihindari bahwa saat kita mengunggah sesuatu ke media sosial atau mengumumkan sesuatu ke orang-orang sekitar, kita lantas akan mendapatkan perhatian. Nyatanya, perhatian tersebut tak akan berlangsung lama sebab orang akan kembali sibuk dengan keperluannya masing-masing.

Alih-alih mencari perhatian yang hanya sejenak, lebih baik biarkan prestasi kita kelak yang akan mengumpulkan perhatian orang-orang di sekitar kita. Dengan demikian, kita cukup fokus dalam prosesnya agar hasilnya bisa sesuai dengan ekspektasi.

Saat tengah berproses, lebih baik lakukan dalam diam agar bisa lebih fokus. Tidak perlu menyuarakan ke sana sini, nanti prestasi yang telah diraihlah yang akan menyampaikannya kepada banyak orang. Betul kan?

Khariton Tjahjadi Photo Community Writer Khariton Tjahjadi

Menulis sebagai caraku mengingatkan diri sendiri tentang apa yang telah, sedang, dan akan dilalui, baik itu keinginan maupun keharusan.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya