5 Sisa Dapur yang Bisa Tumbuh Lagi Jadi Tanaman Baru

Kamu pernah gak, melihat sisa sayur atau bumbu dapur terus mikir, “Sayang banget ya kalau langsung dibuang?” Nah, ternyata banyak banget lho sisa dapur yang bisa kamu tanam ulang dan tumbuh jadi tanaman baru.
Selain hemat, kamu juga jadi bisa punya kebun mini di rumah, meskipun cuma dari sisa dapur. Yuk, intip lima tanaman yang gampang banget ditanam ulang dan bisa jadi penyelamat saat kehabisan stok di kulkas.
1. Daun bawang

Daun bawang adalah salah satu yang paling gampang kamu tanam ulang dari sisa dapur. Kalau kamu habis pakai bagian daunnya, jangan buang bagian putih yang bawah. Cukup rendam di air dengan akar menghadap ke bawah, taruh di tempat yang mendapatkan cahaya, dan kamu akan lihat daun baru tumbuh dalam beberapa hari.
Kamu bisa panen ulang daun bawang berkali-kali. Tinggal potong bagian daunnya kalau udah panjang, dan sisakan bagian bawahnya untuk ditanam ulang lagi. Praktis banget, apalagi buat kamu yang sering masak sup, mie, atau gorengan yang butuh taburan daun bawang segar.
2. Seledri

Sama kayak daun bawang, seledri juga bisa kamu tanam ulang dari sisa bonggolnya. Setelah kamu potong daunnya buat masak, sisakan bagian pangkal batangnya sekitar 2-3 centimeter. Taruh di mangkuk berisi air dan letakkan di tempat yang terang, seperti ambang jendela dapur.
Dalam beberapa hari, kamu akan lihat tunas hijau mulai tumbuh dari tengah. Kalau daunnya udah cukup banyak, kamu bisa pindahkan ke pot berisi tanah biar pertumbuhannya makin maksimal. Nanti pas butuh seledri, tinggal petik dari pot. Gak perlu buru-buru ke warung lagi, kan?
3. Bawang merah

Bawang merah juga bisa kamu tanam ulang dari siung bawang yang udah mulai tumbuh tunas. Biasanya sih bawang yang kelamaan disimpan bakal mulai numbuh tunas hijau. Nah, itu jangan dibuang! Tanam aja langsung di tanah dengan tunasnya menghadap ke atas.
Setelah beberapa minggu, tunasnya akan tumbuh tinggi dan akar akan berkembang di bawahnya. Kamu bisa panen daunnya buat dijadikan bawang daun, atau tunggu sampai bawang merahnya tumbuh dan bisa dipanen utuh.
4. Sawi atau selada

Sisa pangkal sawi dan selada juga bisa kamu tanam ulang, lho! Caranya gampang banget, cukup rendam bagian bawah batangnya di air, dan biarkan beberapa hari. Nanti akan muncul tunas-tunas kecil dari bagian tengah.
Kalau udah tumbuh daun baru, kamu bisa pindahkan ke pot atau polybag yang berisi tanah. Siram secara rutin dan taruh di tempat terang. Meski mungkin gak tumbuh sebesar tanaman awalnya, kamu tetap bisa panen daunnya buat campuran mie, tumisan, atau salad segar.
5. Kentang

Kalau kamu punya kentang yang mulai bertunas, jangan buru-buru dibuang. Potong jadi beberapa bagian (masing-masing ada matanya atau tunasnya), lalu diamkan sebentar sampai permukaannya mengering. Setelah itu, tanam di tanah dengan mata tunas menghadap ke atas.
Kentang akan tumbuh subur di tempat yang punya cahaya cukup dan tanah yang gembur. Emang butuh waktu agak lama, tapi prosesnya seru banget dan hasil panennya memuaskan. Kamu bisa dapet kentang baru dari satu butir kentang sisa, hemat banget, kan?
Mulai kebun kecil dari sisa dapur itu gak ribet, bahkan bisa jadi kegiatan yang menyenangkan dan bikin nagih. Daripada dibuang, mending dikasih kesempatan kedua buat tumbuh dan jadi penyelamat saat kamu butuh bahan segar. Yuk, mulai kumpulin sisa-sisa dapur yang bisa ditanam ulang dan bikin rumahmu makin hijau dan hemat!


















