Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Resep Rujak Bulung Boni ala Buk Iluh di Akasia Denpasar

Kota Denpasar
3 min read
Resep Rujak Bulung Boni ala Buk Iluh di Akasia Denpasar
Bulung Boni (IDN Times/Irma Yudistirani)
  • Rujak Bulung Boni merupakan kuliner Bali berbahan anggur laut atau Caulerpa racemose, cocok disantap siang atau sore dan mudah ditemukan di wilayah pesisir seperti Denpasar.

  • Resep Buk Iluh memakai Bulung Boni, kuah pindang, terasi bakar, kelapa bakar, cabai, lengkuas, limau, dan garam; bulung dicampur kelapa-lengkuas-limau lalu disiram bumbu ulek.

  • Warung Rujak Buk Iluh di Jalan Kembang Matahari I, Denpasar, menjual Rujak Bulung Boni Rp15 ribu setiap hari pukul 09.00–19.00 Wita, bersama berbagai menu lain.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Denpasar, IDN Times - Biasanya menyantap makanan berkuah dan pedas bikin kamu lebih rileks di tengah padatnya kegiatan. Pilihannya pasti banyak, dan mungkin kamu akan jatuh pada bakso. Padahal banyak kuliner berkuah dan pedas lainnya.

Kalau di Bali, ada kuliner yang nama Bahasa Balinya Bulung Boni. Kalau diterjemahkan artinya Rumput Laut Anggur Laut. Kuliner ini cocok banget disantap pada siang atau sore hari. Kuliner ini mudah ditemukan di Pantai Serangan, Kota Denpasar, atau daerah lain yang dekat dengan pesisir.

Kamu bisa bikin sendiri di rumah, lho. IDN Times akan membocorkan resep Rujak Bulung Boni atau dikenal dengan nama latin Caulerpa racemose. Resep ini langsung dari pedagang rujak dan tipat (ketupat) Buk Iluh di Jalan Kembang Matahari I, Kelurahan Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar. Berikut ini selengkapnya.

  1. Bahan Rujak Bulung Boni

    20260824_140225.jpg
    Bulung Boni (IDN Times/Irma Yudistirani)

    Bahan utama:

    • Bulung Boni
    • Kuah pindang

    Bahan bumbu:

    • Terasi bakar setengah sendok teh (sdt)
    • Kelapa seperempat buah yang sudah dibakar
    • 2 buah cabai rawit merah atau sesuai selera
    • Lengkuas satu centimeter (cm)
    • Limau setengah buah jika besar, atau satu buah jika ukurannya kecil
    • Garam secukupnya.

  2. Cara Mengolah Bahan Utama dan Bumbu

    • Cuci bersih Bulung Boni sampai tidak ada pasir laut
    • Hancurkan terasi yang sudah dibakar menggunakan tangan, lalu campur bersama garam sesuai selera
    • Bakar dulu buah kelapa sampai berwarna kecokelatan. Kamu bisa mengerik atau mengiris bagian kelapa yang menghitam karena terbakar.

  3. Cara Membuat Rujak Bulung Boni

    20260824_140237.jpg
    Bulung Boni (IDN Times/Irma Yudistirani)

    Bahan yang diulek:

    • Ulek terasi dan cabai sampai halus
    • Masukkan kuah pindang lalu diaduk-aduk sampai merata
    • Koreksi rasa. Jika kurang garam, tambahkan kurang
    • Kalau pengin sedikit manis, tambahkan saja gula pasir

    Bahan Bulung Boni:

    • Parut kelapa kira-kira sampai satu sendok makan
    • Parut juga lengkuas
    • Campur kedua parutan tersebut pakai tangan
    • Peras limau di atasnya, lalu campur kembali
    • Setelah itu masukkan Bulung Boni ke dalamnya, dan aduk sampai tercampur merata.

  4. Cara Penyajian

    20260824_145300.jpg
    Bulung Boni (IDN Times/Irma Yudistirani)
    • Letakkan Anggur Laut yang sudah tercampur tersebut di atas piring
    • Siramkan bahan yang sudah diulek
    • Sajikan.

    Warga lokal kadang-kadang menyantapnya bersama kerupuk, snack mi kering, ataupun camilan lain yang bertekstur keriuk. Tetapi itu tergantung selera kamu, sih.

    Kalau malas bikin sendiri karena sulit mencari bahan utama, sebaiknya kamu langsung liburan ke Bali aja, deh. Beli langsung ke Warung Rujak Buk Iluh yang lokasinya ada di Jalan Kembang Matahari I, Kota Denpasar. Cari saja alamat di Google Maps dengan nama Toko Sembako Raditya. Warung Buk Iluh berjualan di bekas toko tersebut.

    Ia menjual Rujak Bulung Boni Rp15 Ribu dan Rujak Bulung Biasa Rp10 ribu. Ia membuka warungnya setiap hari dari pukul 09.00—19.00 Wita. Ada menu lainnya seperti Rujak Kuah Pindang, Rujak Buah, Tipat Plecing, Tipat Cantok, Es Daluman, Es Campur, Es Kolak, Es Jeruk, Es Cendol, hingga Kopi Bali. Harganya tentu saja terjangkau. Jangan lupa mampir ya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More