suasana di dalam Museum Soenda Ketjil (instagram.com/museum_soenda_ketjil)
Bergeser ke Bali Utara, Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Buleleng menawarkan sudut pandang yang berbeda tentang sejarah Indonesia. Museum ini berada di bekas kantor pabean Hindia Belanda yang koleksinya menceritakan perkembangan Kota Singaraja serta sejarah kawasan Buleleng. Pada masa awal kemerdekaan, Singaraja pernah menjadi ibu kota Kepulauan Soenda Ketjil yang mencakup Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Di kawasan Pelabuhan Buleleng juga terdapat jejak perjuangan rakyat dalam pertempuran melawan pasukan Hindia Belanda. Pada tahun 1987, dibangun Monumen Yudha Mandala Tama untuk mengenang peristiwa tersebut. Area ini cocok juga untuk wisata sejarah sekaligus menjelajahi kawasan heritage Singaraja.
Lokasi: Jalan Pelabuhan Buleleng, Kampung Bugis, Kecamatan Buleleng, Buleleng
Jam operasional: pukul 08.00—14.30 Wita setiap Senin - Kamis dan pukul 08.00—12.00 Wita setiap Jumat - Sabtu
Harga tiket masuk: mulai dari Rp5.000 per orang
Menghabiskan momen 17 Agustus dengan berwisata bisa menjadi kesempatan untuk mengenal kembali sejarah perjuangan di Bali. Mulai dari Denpasar, Klungkung, Tabanan, hingga Singaraja, kelima tempat di atas menjadi tempat menarik yang menyimpan cerita tentang perjuangan rakyat Bali. Dengan perjalanan bertema sejarah, bisa menjadi cara sederhana untuk memperingati kemerdekaan sekaligus mengenal daerah yang dikunjungi lebih dalam.