Burung Jalak Bali di Kampung Jalak Bali Tabanan (Dok.IDN Times/Istimewa)
Kelian Dinas Banjar Tingkih Kerep, Nengah Mahardika, mengatakan keberadaan Jalak Bali bisa membuka peluang ekonomi baru di desa, terutama dari sektor pariwisata. Kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara mulai meningkat sejak awal 2025. Wisatawan terbanyak berasal dari Eropa, disusul pengunjung lokal dari Denpasar, Nusa Dua, dan Canggu. Sebagian besar datang karena kecintaan terhadap alam dan burung, serta untuk kebutuhan dokumentasi dan fotografi.
Meski belum menarik tiket masuk, pengunjung diminta berdonasi sukarela. Dana inilah yang digunakan untuk membeli pakan, yang biayanya bisa mencapai Rp1-2 juta per bulan.
"Respons masyarakat sangat positif. Mereka ikut menjaga, memberi makan, dan mendukung penuh rencana desa adat yang sedang diarahkan menjadi desa wisata berbasis konservasi," katanya.
Jam berapa waktu operasional Kampung Jalak Bali untuk pengunjung? | Kampung Jalak Bali di Desa Tengkudak ini menerima kunjungan setiap hari mulai pukul 08:00 hingga 17:00 WITA. |
Kapan waktu terbaik jika ingin melihat burung Jalak Bali aktif? | Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada pagi hari atau sore hari. Pada waktu-waktu ini, burung Jalak Bali cenderung lebih aktif terbang rendah dan berinteraksi mencari makan. |
Apakah pengunjung boleh membawa makanan sendiri untuk berinteraksi dengan burung? | Boleh dan sangat disarankan bagi yang ingin berinteraksi lebih dekat. Pengunjung bisa membawa jangkrik hidup atau buah pepaya. Biasanya, dengan sedikit siulan sambil memberikan jangkrik, burung-burung yang sudah jinak ini akan langsung terbang menghampiri Anda. |
Apa sanksi adat (awig-awig) setempat jika ada yang merusak pohon di kawasan konservasi? | Aturan adat di Banjar Tingkih Kerep sangat ketat. Siapa saja (baik warga lokal maupun luar) yang kedapatan menebang pohon tanpa izin di kawasan ini wajib dikenakan denda adat berupa menanam kembali dua bibit pohon baru, utamanya pohon buah-buahan yang bisa menjadi sumber pakan alami Jalak Bali. |