Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Hidden Gem Natural Pool di Bali, Jauh dari Keramaian
Pemandangan di Lembah Bidadari. (Instagram.com/lembahbidadari)
  • Bali punya lima pemandian alami yang relatif tenang: Telaga Surya, Lembah Bidadari, Petung Natural Water, Pemandian Dauh Dalem, dan Goa Raja.
  • Kolam-kolam ini menawarkan air jernih dari mata air atau sungai, dengan karakter berbeda seperti kolam bertingkat, pancuran, tebing batu, hingga air terjun dalam gua.
  • Lokasinya tersebar di Karangasem, Gianyar, dan Bangli; tiket berkisar gratis hingga Rp20 ribu. Pengunjung disarankan memakai alas kaki antiselip, membawa uang tunai, dan menjaga kebersihan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bali bukan hanya pantai, tetapi banyak ada objek wisata alam yang tidak kalah menarik. Kamu bisa mengunjungi kolam atau pemandian alami yang tersebar di berbagai daerah Bali. Airnya mengalir dari mata air pegunungan, jernih sebening kaca, dan biasanya masih sepi pengunjung.

Jika ingin menikmati ketenangan alam sambil berendam di air segar, kamu sudah berada di artikel yang tepat. Berikut adalah lima 5 hidden gem natural pool di Bali, yang layak masuk daftar liburanmu.

1. Telaga Surya, Karangasem

Suasana di pemandian alami di Telaga Surya. (Instagram.com/telagasurya_)

Lokasinya bisa ditempuh sekitar 1,5 jam berkendara dari Denpasar atau 1 jam dari Ubud. Tempat ini awalnya adalah lahan tak terurus, namun jadi tempat suci bagi warga setempat. Saat pandemik COVID-19, seorang warga lokal bernama Made Widia mengembangkan tempat ini menjadi kolam pemandian.

Airnya yang sebening kaca ini diambil langsung dari mata air bernama Surya. Lokasi kolam ini berdampingan langsung dengan sungai alami di sampingnya.

Telaga Surya punya tiga kolam dengan kedalaman berbeda yaitu kolam utama 1,25m (meter), kolam anak-anak 70-80cm (centimeter), dan kolam privat 80cm. Jika kamu memilih untuk menikmati suasana yang tenang, hindari berkunjung pada akhir pekan karena ramai.

  • Lokasi: Telaga Surya berada di Jalan Surya Indah Nomor 17, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem

  • Tiket masuk: Rp15 ribu untuk dewasa dan Rp5 ribu untuk anak-anak.

2. Lembah Bidadari, Gianyar

Pemandangan di Lembah Bidadari. (Instagram.com/lembahbidadari)

Lembah Bidadari sering disebut dengan nama Angel Valley. Untuk mencapainya, pengunjung harus memarkir kendaraan di lahan warga. Kemudian berjalan kaki sekitar 10-15 menit menyusuri jalan setapak, menembus hutan yang cukup lebat.

Begitu tiba, kamu akan disambut lembah kecil yang dikelilingi tanaman liar hijau, dengan kolam mata air alami besar. Kolam ini dilengkapi enam pancuran di dindingnya. Air kolamnya sangat jernih hingga dasar kolam terlihat jelas. Lokasinya cukup tenang karena lokasinya bisa dibilang baru sebagai destinasi wisata dengan akses yang cukup memadai. 

  • Lokasi: Banjar Sangaji, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar

  • Tiket masuk: gratis.

3. Petung Natural Water (Toya Babah), Karangasem

Suasana di pemandian alami Petung Natural Water. (YouTube.com/KANGEN GIRI)

Petung Natural Water berjarak sekitar 40 menit dari pusat kota Karangasem. Warga setempat lebih mengenalnya dengan nama Toya Babah. Mata airnya keluar dari celah tebing batu di perbatasan Desa Muncan dan Desa Padangaji.

Air jernih ini mengalir membentuk kolam alami dengan pantulan warna hijau dari pepohonan di sekitarnya. Menurut cerita warga setempat, nama Toya Babah berasal dari kemunculan air yang dulu jatuh menyerupai air terjun kecil dari celah bebatuan. Warga setempat menganggap air ini sebagai air bah. Suasana di kolam alami ini cukup tenang karena belum ramai dikunjungi.

  • Lokasi: Terletak di Desa Muncan, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem

  • Tiket masuk: Rp5 ribu per orang.

4. Pemandian Dauh Dalem, Rendang

Suasana di pemandian alami Dauh Dalem, Rendang. (YouTube.com/Dejagir)

Pemandian ini juga dikenal dengan sebutan Tukad Ning Rendang. Dalam Bahasa Bali, Ning memiliki arti jernih. Pemandian ini berbentuk kolam luas yang terbentuk dari aliran Tukad Arca, sebuah sungai jernih dan sejuk di Bali Timur.

Berbeda dari kolam renang buatan, dasar pemandian ini berupa bebatuan dan tanah alami. Airnya jernih hampir sepanjang tahun, dan terus berganti yang bersumber dari sungai.

Ukuran kolamnya cukup luas, lebarnya sekitar 10m dan panjangnya sekitar 40m. Kolam ini memiliki kedalaman rata-rata 1,5m. Biasanya tempat ini ramai dikunjungi oleh warga sekitar pada sore hari, dari sekadar duduk santai hingga berenang.

  • Lokasi: Desa Rendang, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, atau di belakang SMA Negeri 1 Rendang

  • Tiket masuk: gratis, hanya bayar parkir.

5. Goa Raja, Bangli

Suasana di pemandian alami di Goa Raja, Desa Jehem, Bangli. (Mpp.banglikab.go.id)

Lokasinya tidak jauh dari air terjun yang cukup populer di Bangli, Tukad Cepung. Namun, suasananya jauh lebih sepi pengunjung dari Tukad Cepung. Nama Gua Raja atau Goa Raja diambil karena daya tarik utama tempat ini adalah air terjun yang jatuh ke dalam sebuah gua alami. Hal ini menciptakan suasana yang terasa mistis sekaligus menenangkan.

Di depan air terjun terdapat kolam alami dengan air jernih dan segar yang bisa digunakan untuk berenang atau sekadar bermain air. Untuk menuju lokasi, kamu diajak melewati jalur trekking ringan menyusuri ngarai sempit dengan tebing tinggi dan tumbuhan menghijau di sekliling jalan. Harga tiket masuknya cukup terjangkau untuk menikmati alam yang masih asri.

  • Lokasi: Banjar Jehem Lulub, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli

  • Tiket masuk: Rp20 ribu per orang

Jika berencana untuk mengunjungi lima tempat pemandian alami di Bali tersebut, kamu wajib memperhatikan beberapa hal, ya! Sebaiknya menggunakan alas kaki yang tidak licin, bawa uang tunai untuk membayar tiket masuk atau untuk donasi. Kamu sebaiknya menjaga kebersihan area tersebut dengan tidak membuang sampah sembarangan. Selamat berendam, guys!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article