Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
HPV Bisa Menyerang Laki-Laki, 2.893 Siswa SD di Klungkung Divaksin
Vaksinasi HPV untuk siswa di Klungkung. (Dok. IDN Times/Istimewa)
  • Dinas Kesehatan Klungkung menargetkan vaksin HPV bagi 2.893 siswa kelas V di 139 SD, termasuk laki-laki karena HPV dapat menginfeksi kedua jenis kelamin.
  • Hingga 6 Agustus 2026, 261 dari 277 siswa sasaran di sekolah yang telah melaksanakan BIAS sudah divaksin; sisanya terkendala sakit, absen, atau persiapan lomba.
  • Vaksinasi HPV berlangsung bertahap melalui puskesmas bersamaan dengan BIAS, yang juga mencakup imunisasi Campak Rubella kelas I; seluruh sekolah ditargetkan terlaksana pada September 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Tahun ini

Dinas Kesehatan Klungkung menargetkan 2.893 siswa kelas V SD di 139 sekolah menerima vaksin HPV. Vaksinasi dilaksanakan bertahap melalui puskesmas bersamaan dengan BIAS.

Hingga 6 Agustus 2026

Sebanyak 277 siswa kelas V menjadi sasaran vaksin HPV di sekolah yang telah melaksanakan kegiatan. Sebanyak 261 siswa sudah menerima imunisasi.

September 2026

Dinkes Klungkung menargetkan seluruh sekolah dasar sasaran program telah melaksanakan vaksinasi HPV.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) bagi siswa kelas V SD sedang dilaksanakan di Kabupaten Klungkung, dengan target 2.893 siswa menerima imunisasi tahun ini.
  • Who?
    Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung, puskesmas, sekolah dasar, serta siswa kelas V menjadi pelaksana dan sasaran program. Ni Wayan Murtini menyampaikan perkembangan pelaksanaan vaksinasi.
  • Where?
    Program berlangsung di 139 sekolah dasar yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Klungkung.
  • When?
    Vaksinasi berjalan bersamaan dengan BIAS pada 2026. Hingga 6 Agustus 2026, 261 siswa telah diimunisasi; target seluruh sekolah melaksanakan vaksinasi pada September 2026.
  • Why?
    HPV dapat menginfeksi laki-laki dan perempuan, menimbulkan kutil, serta berkaitan dengan kanker organ reproduksi dan tenggorokan. Vaksin diberikan sejak usia sekolah sebagai pencegahan.
  • How?
    Puskesmas melaksanakan vaksinasi secara bertahap sesuai jadwal sekolah bersama BIAS. Dari 277 siswa sasaran di sekolah yang telah melaksanakan kegiatan, 261 telah divaksin; siswa sakit atau tidak hadir akan dijadwalkan kembali.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di Klungkung, anak laki-laki dan perempuan kelas V SD mendapat vaksin HPV. Virus HPV bisa membuat orang sakit. Tahun ini ada 2.893 siswa di 139 SD yang jadi sasaran. Sampai 6 Agustus 2026, 261 siswa sudah divaksin. Yang sakit atau tidak masuk sekolah akan diberi vaksin lagi nanti. Targetnya selesai September.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Program vaksinasi HPV di Klungkung menunjukkan upaya perlindungan kesehatan yang lebih inklusif dengan melibatkan siswa laki-laki kelas V SD. Pelaksanaan melalui puskesmas dan sekolah memungkinkan imunisasi berjalan bertahap, sementara siswa yang berhalangan tetap memiliki kesempatan menerima vaksin pada jadwal lanjutan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Klungkung, IDN Times - Vaksin Human Papillomavirus (HPV) masih sering dianggap sebagai imunisasi yang hanya dibutuhkan anak perempuan. Padahal, virus ini juga bisa menginfeksi laki-laki dan memicu sejumlah gangguan kesehatan. Karena itu, anak laki-laki di sekolah dasar (SD) juga menjadi bagian dari program vaksinasi HPV di Kabupaten Klungkung.

Tahun ini, Dinas Kesehatan Klungkung menargetkan 2.893 siswa kelas V SD mendapatkan vaksin HPV. Program tersebut dilaksanakan secara bertahap melalui puskesmas dan berjalan bersamaan dengan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

“Untuk vaksinasi HPV sudah dilaksanakan oleh beberapa puskesmas dan kegiatannya bersamaan dengan BIAS,” ujar Murtini, Jumat (7/8/2026).

1. HPV juga bisa menyerang laki-laki

Vaksinasi HPV untuk siswa di Klungkung. (Dok. IDN Times/Istimewa)

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung, Ni Wayan Murtini, menjelaskan HPV merupakan virus yang dapat menginfeksi laki-laki maupun perempuan. Infeksinya bisa menimbulkan kutil hingga berhubungan dengan sejumlah jenis kanker, termasuk kanker pada organ reproduksi dan tenggorokan.

Itulah sebabnya vaksin HPV tidak hanya ditujukan kepada anak perempuan sebagai bagian dari pencegahan kanker serviks. Anak laki-laki juga menjadi kelompok yang perlu mendapatkan perlindungan sejak usia sekolah. Menurutnya, pemberian vaksin sejak usia sekolah menjadi bagian dari upaya pencegahan sebelum anak memasuki usia dewasa.

"Vaksin HPV untuk program tersebut merupakan dropping dari pemerintah pusat," ungkapnya.

2. Sebanyak 261 siswa sudah mendapatkan vaksin

Vaksinasi HPV untuk siswa di Klungkung. (Dok. IDN Times/Istimewa)

Vaksinasi HPV di Klungkung tahun ini menyasar 2.893 siswa kelas V yang tersebar di 139 SD pada empat kecamatan. Pelaksanaannya tidak dilakukan sekaligus. Puskesmas menyesuaikan jadwal dengan kegiatan masing-masing sekolah.

Hingga 6 Agustus 2026, sejumlah sekolah sudah menjalankan BIAS sekaligus vaksinasi HPV. Dari sekolah-sekolah yang telah melaksanakan kegiatan tersebut, terdapat 277 siswa kelas V yang menjadi sasaran vaksin HPV. Sebanyak 261 siswa di antaranya sudah mendapatkan imunisasi.

Masih ada siswa yang belum divaksin. Penyebabnya cukup beragam, mulai dari sakit, tidak masuk sekolah, hingga mengikuti kegiatan persiapan lomba dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Yang belum diimunisasi ada yang sakit, tidak sekolah dan ada juga yang mengikuti kegiatan persiapan lomba 17 Agustus,” jelas Murtini.

Siswa yang belum mendapatkan vaksin tidak langsung kehilangan kesempatan. Pelaksanaan imunisasi masih akan dilanjutkan sesuai jadwal yang ditentukan petugas kesehatan bersama sekolah.

3. Target seluruh sekolah selesai vaksinasi HPV pada September

Vaksinasi HPV untuk siswa di Klungkung. (Dok. IDN Times/Istimewa)

Selain vaksin HPV bagi siswa kelas V, pelaksanaan BIAS juga mencakup imunisasi Campak Rubella bagi siswa kelas I SD. Dinkes Klungkung menargetkan vaksinasi HPV dapat menjangkau seluruh sekolah dasar yang masuk dalam sasaran program pada September 2026.

“Targetnya bulan September, 100 persen sekolah sudah melaksanakan vaksinasi HPV,” kata Murtini.

Editorial Team

Related Article