Badung, IDN Times - Di tengah gempuran produk modern, kerajinan gerabah tradisional untuk kebutuhan upacara adat Hindu di Bali tetap bertahan kuat. Keberadaan usaha warisan leluhur di Banjar Basang Tamiang, Kabupaten Badung, ini terus dijaga kelestariannya sejak era 1970-an.
Nyoman Subarana termasuk perajin yang gigih meneruskan tongkat estafet usaha keluarga tersebut hingga masa kini. Baginya, pekerjaan pembuatan gerabah ini bukan sekadar pundi penghasilan, ia melihat ini sebagai wujud tanggung jawab menjaga warisan tradisi.
"Dari usaha inilah kami membesarkan keluarga. Hasilnya dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, membiayai sekolah anak-anak, hingga membantu perekonomian keluarga besar," ujar Nyoman Subarana dalam keterangan yang diterima, pada Kamis (3/9/2026).
