Hari Baik Hindu Bali 4 September 2026, Saatnya Belajar Menari
- Jumat, 4 September 2026, kala jengking dinilai baik untuk mulai belajar menari, menabuh, serta membuat bubu, seser, dan jaring.
- Hari tersebut tidak dianjurkan untuk Manusa Yadnya, pernikahan, potong rambut, memetik buah, maupun kegiatan yang menggunakan dewasa ayu.
- Kala empas munggah baik untuk membangun rumah, sementara kala sor mendukung pekerjaan tanah; Tunut baik untuk melatih ternak, membentuk organisasi, dan membuka sekolah.
Rahajeng semeng semeton sareng sami (Selamat pagi teman-teman semuanya). Bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga kabar baik dan semangat beraktivitas ya.
Ada berbagai hari baik Hindu Bali menemani Jumat, 4 September 2026 kamu. Mengawali hari ini ada ramalan kala jengking yang baik untuk mulai belajar menari, menabuh, membuat bubu, seser, dan jaring.
Namun, tidak baik untuk Manusa Yadnya, menikah, dan upacara potong rambut. Bagaimana dengan ramalan hari baik lainnya? Yuk baca selengkapnya di bawah ini.
1. Baik membangun rumah

Ilustrasi rumah di Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti) Kala empas munggah artinya baik untuk membangun rumah. Namun, tidak baik untuk memetik buah-buahan. Panca prawani merupakan hari yang tidak baik dipakai dewasa ayu.
Kala sor artinya baik untuk bekerja hubungannya dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, dan membuat terowongan. Purwanin dina adalah hari yang tidak baik sebagai dewasa ayu.
2. Baik membentuk organisasi

Aksi Kamisan menggaet sejumlah organisasi dan aktivis Tanah Air menggelar Doa Bersama untuk Andrie Yunus yang mengalami penyerangan dengan air keras. (IDN Times/Vadhia Lidyana) Tunut masih merupakan hari baik untuk melas rare (bayi menetek), melatih ternak bekerja, serta membentuk perkumpulan (organisasi).
Hari ini juga baik untuk mulai membuka sekolah atau perguruan, baik untuk nelusuk (mencocok hidung sapi atau kerbau) diisi tali pengikat. Pararasan: Laku Pandita Sakti, Pancasuda: Sumur Sinaba, Ekajalaresi: Luwih Bagia, Pratiti: Widnyana.


















