Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Potensi Gelombang Tinggi di Bali 18-21 Juli 2026, Waspada Berlayar
Gelombang Laut (pexels.com/Pixabay)
  • BMKG Denpasar mengeluarkan peringatan potensi gelombang tinggi 2,5–4 meter di Perairan Selatan Bali dan Selat Bali bagian Selatan pada 18–21 Juli 2026.
  • Gelombang tinggi berisiko bagi perahu nelayan, kapal tongkang, dan kapal feri dengan kecepatan angin mencapai 15–21 knot di beberapa wilayah perairan Bali.
  • Pola angin bertiup dari Timur hingga Tenggara dengan kecepatan 4–25 knot, sementara arus laut bervariasi antara 0,77 hingga 3,63 knot di sejumlah selat sekitar Bali.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

DenpasarIDN Times - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan mulai 18 - 21 Juli 2026 terkait potensi gelombang tinggi di wilayah Bali. Ketinggian gelombang laut mencapai 2,5 - 4,0 meter.

Gelombang laut yang masuk kategori tinggi ini diprediksi terjadi di Perairan Selatan Pulau Bali, dan Selat Bali bagian Selatan. Kondisi tersebut berisiko untuk perahu nelayan pada kecepatan angin 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter, kapal tongkang dengan kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter, dan kapal Feri dengan kecepatan angin 21 knot dan tinggi gelombang 2,5 meter.

Sementara itu, ketinggian gelombang laut dapat mencapai 1,25 - 2,5 meter berpeluang terjadi di Selat Badung dan Selat Lombok Bagian Selatan. Kondisi tersebut diungkap berisiko untuk perahu nelayan pada kecepatan angin 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter, serta kapal tongkang dengan kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.

Pada rentang tersebut, pola angin di wilayah Perairan Utara Bali bertiup dari arah Timur - Selatan dengan kecepatan antara 4 - 25 knot. Sedangkan pola angin di wilayah Perairan Selatan Bali bertiup dari arah Timur - Tenggara dengan kecepatan antara 4 - 25 knot.

Pada 18 Juli 2026 kecepatan arus di Perairan Utara Pulau Bali 0,77 - 1,08 kt; Selat Badung 1,83 - 2,72 kt; Selat Bali bagian Selatan 0,91 - 1,02 kt; Perairan Selatan Pulau Bali 1,42 - 2,52 kt; Selat Lombok bagian Utara 1,11 - 1,99 kt; dan Selat Lombok bagian Selatan 1,83 - 3,63 kt.

Curated For You

Editorial Team

Related Article