Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Polresta Denpasar Periksa Kejiwaan Pelaku Penusukan Istri
Ilustrasi penusukan (IDN Times/Mia Amalia)
  • Polresta Denpasar masih memeriksa IMP (42), pelaku penganiayaan bersenjata tajam di Penatih, sambil berkoordinasi memastikan kondisi kejiwaannya; belum ada tersangka.
  • Istri IMP, NWUKD (32), mengalami luka tusuk di dada kiri belakang setelah diduga diserang suaminya di kamar, lalu mendapat perawatan di RSU Dharma Yadnya.
  • Ibu mertua pelaku, IKS (58), terluka robek di bahu kanan saat menolong putrinya. IMP diamankan sambil membawa senjata tajam dan dibawa ke RSUP Prof IGNG Ngoerah Denpasar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Penganiayaan dengan senjata tajam terjadi di Jalan Siulan, Banjar Buaji, Penatih, melukai istri dan ibu mertua terlapor.
  • Who?
    IMP (42) diperiksa sebagai terlapor. Korban adalah istrinya, NWUKD alias Uci (32), serta ibu mertuanya, IKS (58).
  • Where?
    Peristiwa terjadi di Jalan Siulan, Banjar Buaji, Penatih, Denpasar. Kedua korban dibawa ke RSU Dharma Yadnya, sedangkan IMP dibawa ke RSUP Prof IGNG Ngoerah Denpasar.
  • When?
    Penusukan terjadi Selasa, 4 Agustus 2026, sekitar pukul 21.00 Wita. Pemeriksaan kondisi kejiwaan IMP masih berlangsung hingga Kamis, 6 Agustus 2026.
  • Why?
    Motif penganiayaan per saat ini masih belum diketahui. Polisi berkoordinasi untuk memastikan kondisi kejiwaan IMP, yang disebut memiliki riwayat gangguan jiwa dan rutin berobat.
  • How?
    IMP diduga mengambil pisau dan menusuk istrinya, lalu melukai ibu mertuanya saat menolong korban. Petugas mengamankan IMP ketika ia masih membawa senjata tajam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Denpasar, IDN Times - Pelaku penganiayaan dengan senjata tajam di Jalan Siulan, Banjar Buaji, Penatih berinisial IMP (42) yang disebut memiliki riwayat gangguan jiwa masih dalam pemeriksaan intensif. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Kota (Kasi Humas Polresta) Denpasar, Inspektur Polisi Satu (Iptu) I Gede Adi Saputra Jaya, menyampaikan pihaknya masih mengintoregasi pelaku dan korban.

"Kamis masih berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kondisi kejiwaan terlapor," ungkapnya, pada Kamis (6/8/2026).

1. Istri pelaku mengalami luka di bagian dada kiri

Ilustrasi penjara (IDN Times/Mia Amalia)

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan istri pelaku sekaligus korban berinisial NWUKD alias Uci (32), mengatakan suaminya memang mempunyai riwayat sakit jiwa dan sudah rutin berobat.

Sehari sebelum kejadian, pelaku sudah kelihatan bingung dan cemas. Pun saat itu telah mengonsumsi obat. Pada Selasa (4/8/2026) pukul 21.00 Wita, korban telah memberikan obat penenang kepada pelaku, namun tidak mempan.

Tanpa sepengetahuan korban, pelaku mengambil pisau lalu menusuk punggung istrinya. Korban berteriak meminta tolong dan membuka pintu kamar. Korban lari keluar kamar hingga bertemu ayahnya, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Dharma Yadnya untuk mendapatkan pertolongan.

"Sesuai keterangan dari dokter jaga, istri pelaku mengalami luka tusuk pada bagian dada kiri bagian belakang," ungkapnya.

2. Ibu mertua pelaku mengalami luka di bahu kanan

Ilustrasi penjara (IDN Times/Sukma Shakti)

Ibu mertua pelaku berinisial IKS (58) juga menjadi korban saat menyelamatkan anaknya. IKS saat itu mengaku mendengar anak dan menantunya bertengkar di dalam kamar. Ia bermaksud menolong anaknya setelah mendengar teriakan "tusuke." Tak disangka IKS juga menjadi sasaran pelaku, dan mengalami luka senjata tajam di lengannya. IKS juga dibawa ke rumah sakit yang sama untuk mendapatkan pertolongan.

"Mertua pelaku mengalami luka robek bahu kanan," ucapnya.

3. Pelaku dibawa ke rumah sakit

RSUP Prof. I.G.N.G Ngoerah (IDN Times/Ayu Afria)

Saat hendak diamankan sekitar pukul 22.15 Wita, IMP masih membawa senjata tajam, sehingga menyulitkan petugas. Pelaku saat itu diamankan setelah kejadian dilaporkan ke kepolisian setempat sekitar pukul 24.00 Wita. Pelaku dibawa menuju Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof IGNG Ngoerah Denpasar.

Editorial Team

Related Article