Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polres Tabanan Siagakan 115 Personel Selama Nataru
Jelang Nataru, Polres Tabanan siap turunkan personilnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban (Dok.IDNTimes/Humas Polres Tabanan)

Tabanan, IDN Times - Untuk menjaga perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) berjalan aman dan tertib, Kepolisian Resor (Polres) Tabanan bersama jajarannya (polsek) telah melaksanakan koordinasi untuk mempersiapkan Operasi Lilin Agung 2023.

Pelaksanaan Operasi Lilin Agung 2023 digelar selama 12 hari, yang akan dimulai dari tanggal 22 Desember 2023 sampai 2 Januari 2024. Mereka akan mengamankan tempat wisata dan gereja yang tersebar di Kabupaten Tabanan.

1. Sebanyak 115 personel diterjunkan untuk mengamankan Nataru

Jelang Nataru, Polres Tabanan siap turunkan personilnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban (Dok.IDNTimes/Humas Polres Tabanan)

Kapolres Tabanan, AKBP Leo Dedy Defretes, menyebutkan 115 personel diterjunkan dalam Operasi Lilin Agung 2023. Sementara untuk lintas sektor sebanyak 278 orang yang akan diturunkan. Sehingga total ada 393 personel yang diturunkan.

"Para personel ini akan dibagi di berbagai satuan tugas maupun lokasi titik pengamanan yang dilokasikan di tempat-tempat wisata dan gereja yang ada di Tabanan," ujar Dedy,  Selasa (19/12/2023).

2. Ada dua jenis posko yang disiapkan

Gereja di Piling Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan (Dok.IDNTimes/Istimewa)

Dedy melanjutkan, dalam kegiatan Operasi Lilin Agung 2023 ini, pihaknya menyiapkan posko pengamanan dan pelayanan. Pos pelayanan didirikan di Pos Adipura, Jalan Bypass Ir Soekarno, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan. Pos ini akan memantau arus lalu lintas di Bypass Denpasar-Gilimanuk menjelang nataru.

Sementara pos pengamanannya ada di dua lokasi, yaitu:

  • Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu, Kecamatan Baturiti, untuk memantau kegiatan wisata
  • Gereja Immaculata di Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan. Tujuannya tentu untuk mengamankan kegiatan ibadah selama rangkaian Natal.

3. Tanjakan samsam dan gereja adalah titik rawan

Truk terguling di tanjakan Samsam di Desa Samsam Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan merupakan salah satu penyebab kemacetan panjang jalur Denpasar-Gilimanuk (Dok.IDNTimes/Istimewa)

Titik rawan yang menjadi perhatian lebih selama Operasi Lilin Agung 2023 berlangsung adalah tanjakan samsam yang berlokasi di Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan. Lokasi ini kerap terjadi kemacetan lalu lintas yang panjang.

"Saat ini sudah dilakukan peninggian jalan setinggi tiga meter di tanjakan samsam dan sudah selesai pengaspalan. Saat ini tinggal pemasangan pelindung. Diharapkan perbaikan geometri dari tanjakan samsam ini bisa mengurangi kejadian kemacetan lalu lintas di titik ini," jelas Dedy.

Titik rawan berikutnya adalah gereja. Pihaknya menyiapkan personel untuk mengamankan gereja yang menjalankan kebaktian. Yaitu malam Natal sebanyak 27 gereja, Tahun Baru sebanyak 18 gereja, dan malam setelah Tahun Baru sebanyak 9 gereja.

"Titik rawan lain adalah kawasan wisata Bedugul, di mana sudah banyak objek wisata yang hidup kembali. Bahkan banyak objek wisata baru muncul seperti kamping di pinggir danau dan perbukitannya," terangnya.

Editorial Team

Related Article