Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Polda Bali Belum Bisa Mengusut Kasus Video Porno Model Inggris
IDN Times/Imam Rosidin

Denpasar, IDN, Times - Imigrasi Kelas I Ngurah Rai beberapa waktu lalu berhasil menangkap Terence David Mueller (30), seorang model yang menjadi buronan polisi Inggris, pada Minggu (28/7) dini hari, pukul 02.00 Wita. Dalam penangkapan tersebut, petugas imigrasi menemukan alat isap sabu, steroid, dan konten video porno.

Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar, AKP Mikael Hutabarat, membeberkan hasil tes urinenya positif mengandung methapetamine atau sabu, Jumat (30/8) lalu. Maka dengan demikian, kasus Mueller akan diserahkan kembali kepada Imigrasi. Pasalnya tidak ada barang bukti (Sabu) yang ditemukan.

Lalu bagaimana dengan konten video porno yang ditemukan oleh polisi? Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Bali belum menyelidiki video porno yang diduga diperankan dan diproduksi oleh Mueller. Lantaran pihak Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai,belum menyerahkan video adegan pornografi tersebut.

1. Imigrasi belum melaporkan soal konten pornografi yang diduga diperankan dan diproduksi oleh Mueller

pixabay.com/TeroVesalainen

Kasubdit V Cybercrime Ditreskrimsus Polda Bali, AKBP Gusti Ayu Putu Suinaci, menjelaskan pihaknya belum bisa melakukan penyelidikan soal konten pornografi tersebut karena imigrasi belum menyerahkan videonya. "Imigrasi belum laporan ke sini, kan mereka yang menangkap," kata AKBP Suinaci saat dikonfirmasi via telepon, Selasa (3/9).

2. Polda Bali mengaku sudah berkoordinasi namun belum ada jawaban dari pihak imigrasi

IDN Times/Imam Rosidin

Suinaci mengaku pihaknya sudah berkoordinasi denganiImigrasi soal kasus tersebut namun sampai sekarang belum ada jawaban dan tindak lanjutnya.

"Mereka tidak bawa (Videonya), bagaimana. Kita sudah koordinasi ke imigrasi cuma sampai sekarang belum ada ke sini mereka," jelas Suinaci.

3. Kalau Mueller membuat video untuk diri sendiri, maka tidak bisa dipidanakan

patch.com

Suinaci menambahkan, bila ada indikasi bahwa video tersebut dibuat untuk diri sendiri, maka pihaknya tidak bisa memidanakan kasus tersebut. Sebaliknya, jika video itu dibuat sengaja untuk didistribusikan, maka Mueller bisa dikenakan pidana. Namun sampai saat ini pihaknya belum bisa menyelidiki video tersebut karena belum diberikan oleh imigrasi.

"Kalau membuat video dirinya sendiri kan tidak bisa kita dikenakan pidana. Kalau dia bikin video dan dia tidak didistribusikan kan tidak bisa (Pidana). Kita belum temukan ada video itu, kan belum dikasihkan (Video)," tegas Suinaci.

4. Kronologi awal penangkapan model asal Inggris

Ilustrasi (IDN Times/Sukma Sakti)

Seperti yang diberitakan, Mueller ditangkap petugas Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, di sebuah hotel kawasan Kerobokan, Minggu (28/7) lalu. David diamankan karena merupakan buronan polisi Inggris atas kasus obat-obatan terlarang. Saat dilakukan penggeledahan di hotel, petugas menemukan sebuah alat isap sabu, sejumlah alat suntik, obat-obatan golongan G, dan vitamin otot.

Selain itu, diponselnya juga ditemukan puluhan video porno yang diduga hasil buatan sendiri dan kurang lebih 20 konten video porno.

Curated For You

Editorial Team

Related Article