Denpasar, IDN Times - Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi di wilayah Bali, baik BBM maupun LPG dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama libur panjang mulai Rabu (27/5/2026) - Minggu (31/5/2026).
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan, Pertamina Patra Niaga menyiapkan penyaluran fakultatif hingga 79 persen dari rata-rata penyaluran harian dengan jumlah 212.800 tabung untuk seluruh wilayah Bali. Jumlah ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan aktivitas masyarakat selama libur panjang pekan ini.
"Produk LPG menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat. Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran diluar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat," ungkapnya pada Selasa (26/5/2026).
Selain stok, Pertamina menyiapkan infrastruktur untuk standby di beberapa lokasi untuk memastikan penyaluran BBM dan LPG berjalan lancar. Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus akan melaksanakan build up stock sesuai kebutuhan dan pengecekan sarfas SPBU secara intensif.
Data rata-rata harian kebutuhan LPG 3 Kilogram di wilayah Bali sebanyak 270.430 tabung di wilayah Bali; 1.594.800 tabung untuk wilayah Jawa Timur; dan 148.890 tabung untuk wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).
Sementara rata-rata harian kebutuhan per kabupaten di wilayah Provinsi Bali di antaranya:
Kabupaten Badung sebanyak 29.915 tabung
Kabupaten Bangli sebanyak 24.518 tabung
Kabupaten Buleleng sebanyak 34.435 tabung
Kabupaten Gianyar sebanyak 31.092 tabung
Kabupaten Jembrana sebanyak 20.598 tabung
Kabupaten Karangasem sebanyak 25.151 tabung
Kabupaten Klungkung sebanyak 15.923 tabung
Kabupaten Tabanan sebanyak 29.071 tabung
Kota Denpasar sebanyak 59.752 tabung
Ahad mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok energi dalam kondisi aman dan tercukupi.
Bagi masyarakat dan pelanggan setia Pertamina yang membutuhkan informasi terkait produk dari Pertamina dapat memanfaatkan layanan Pertamina Contact Center di nomor 135.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying dan tetap membeli secara bijak sesuai kebutuhan," ungkapnya.
