- Rabu (03/12/2025) (Buda Wage Langkir): Surut (00.00–05.00 Wita); Pasang (06.00–11.00 Wita); Surut(12.00–18.00 Wita); Pasang (19.00–24.00 Wita)
- Kamis (04/12/2025) (Wraspati Kliwon Langkir): Surut (01.00–07.00 Wita); Pasang (08.00–13.00 Wita); Surut (14.00–19.00 Wita); Pasang (20.00–02.00 Wita)
- Jumat (05/12/2025) (Sukra Umanis Langkir); Surut (03.00–08.00 Wita); Pasangan (09.00–14.00 Wita); Surut (15.00–21.00 Wita); Pasang (22.00–03.00 Wita)
- Sabtu (06/12/2025) (Saniscara Paing Langkir): Surut (04.00–10.00 Wita); Pasang (11.00–15.00 Wita); Surut (17.00–22.00 Wita); Pasang (23.00–04.00 Wita)
Perkiraan Waktu Pasang Surut di Tanah Lot Selama Karya Wraspati Kalpa

Tabanan, IDN Times - Manajemen Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot saat ini tengah melakukan persiapan intensif dalam menyambut pelaksanaan Karya Wraspati Kalpa (upacara penyucian) di Pura Luhur Tanah Lot. Karya ini digelar setelah rampungnya proses pemugaran Pelinggih Utama di Pura Luhur Tanah Lot.
Dengan rampungnya proses pemugaran Pelingging Utama, jadi momentum penting bagi para pengempon pura dan masyarakat. Sebab, bangunan suci kini kembali dapat difungsikan secara utuh untuk menopang rangkaian upacara adat dan kegiatan keagamaan.
Sebagai bentuk dukungan dan antisipasi terhadap kondisi alam pada hari pelaksanaan karya, panitia pengempon (pengurus Pura) melalui Manajemen Operasional DTW Tanah Lot turut menyampaikan perkiraan pasang–surut air laut sebagai panduan bagi para pemedek yang akan tangkil (sembahyang) ke Pura Luhur Tanah Lot selama karya berlangsung.
1. Perkiraan pasang surut di Tanah Lot selama Karya Wraspati Kalpa

Adapun perkiraan waktu pasang–surut selama Karya Wraspati Kalpa adalah sebagai berikut:
Ketua Pengempon Pura Luhur Tanah Lot, Komang Dedy Sanjaya mengatakan adapun perkiraan pasang surut ini merupakan perkiraan yang mendekati kondisi pasang–surut di lapangan. "Situasi aktual tetap dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung kondisi alam,” ujarnya, Kamis (27/11/2025)
2. Manajemen DTW Tanah Lot siapkan personel keamanan

Untuk mendukung rangkaian kegiatan keagamaan, Manajemen DTW Tanah Lot telah mengerahkan dukungan operasional secara maksimal. Adapun yang telah disiapkan adalah personel keamanan, petugas kebersihan, petugas layanan informasi dan personen Balawista (penjaga keselamatan laut) serta pengaturan arus pengunjung dan penempatan pos pantau di titik strategis.
"Mengingat akses menuju Pura Luhur Tanah Lot sangat dipengaruhi oleh kondisi laut, para pemedek diimbau untuk senantiasa waspada, berhati-hati, serta menyesuaikan waktu tangkil dengan perkiraan pasang–surut demi keamanan dan kelancaran prosesi," ujar Dedy.
3. DTW Tanah Lot tetap beroperasi secara terbatas dan teratur

Manajer DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana mengatakan, di tengah pelaksanaan karya DTW Tanah Lot tetap beroperasi secara terbatas dan teratur. Wisatawan tetap dapat mengenal lebih dekat kekayaan budaya dan spiritualitas Bali.
"Selama rangkaian upacara, para pemedek (umat Hindu yang bersembahyang) turut melaksanakan ngaturan ayahan, termasuk persembahan tarian sakral, yang menjadi atraksi budaya bernilai tinggi dan menambah pengalaman spiritual sekaligus edukatif bagi wisatawan," jelas Sudiana.
Ia melanjutkan, bertepatan dengan momen menjelang akhir tahun, Manajemen DTW Tanah Lot juga kembali menyelenggarakan Open House bagi para driver dan tour guide, sebagaimana tradisi pada tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi para pelaku pariwisata dalam mendukung kunjungan wisatawan ke Tanah Lot, sekaligus menjadi ruang silaturahmi dan berbagi informasi mengenai pelayanan, kenyamanan, serta peningkatan kualitas pengalaman wisata di DTW Tanah Lot.



















