Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pemuda di Karangasem Disiram Pertalite dan Dibakar di Kamar Tidur
Polisi olah TKP kasus pemuda dibakar di Karangasem.(Dok. IDN Times/Istimewa)
  • Pemuda 20 tahun di Karangasem mengalami luka bakar sekitar 40 persen setelah diduga disiram pertalite dan dibakar di kamar oleh bosnya, I Putu CP, Jumat siang.
  • Sebelum kekerasan terjadi, korban yang sakit dan tidak bekerja dua hari terlibat cekcok dengan terduga pelaku terkait setoran truk senilai Rp8,5 juta.
  • Korban dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah, sementara kamar turut terbakar dengan kerugian sekitar Rp10 juta; polisi mengamankan terduga pelaku di Desa Pesaban untuk diperiksa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
selama dua hari

Korban tidak bekerja sebagai sopir truk karena sakit.

Jumat (18/9/2026)

Perselisihan soal setoran truk di kamar korban berujung pada dugaan penyiraman pertalite dan pembakaran oleh I Putu CP. Korban mengalami luka bakar sekitar 40 persen, kamar turut terbakar, dan korban dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah. Polisi menerima laporan, memeriksa saksi, lalu mengamankan terduga pelaku di Desa Pesaban.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    I Gede S (20) mengalami luka bakar sekitar 40 persen setelah diduga disiram pertalite dan dibakar di kamar rumahnya. Kamar berukuran sekitar 3 x 4 meter juga terbakar.
  • Who?
    I Gede S, sopir truk asal Banjar Dinas Susut, menjadi korban. I Putu CP (39), yang disebut sebagai bos korban, diamankan polisi sebagai terduga pelaku. Ni Nengah Karya (80) menjadi saksi.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di kamar rumah korban di Banjar Dinas Susut, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem. Terduga pelaku diamankan di Banjar Dinas Pesaban Kaler, Desa Pesaban, Kecamatan Rendang.
  • When?
    Kejadian berlangsung sekitar pukul 11.30 WITA pada Jumat, 18 September 2026. Laporan diterima polisi sekitar pukul 12.05 WITA, sementara terduga pelaku diamankan sekitar pukul 13.10 WITA.
  • Why?
    Sebelum pembakaran, korban dan terduga pelaku membicarakan setoran truk senilai Rp8,5 juta. Korban menyatakan tidak bekerja selama dua hari karena sakit dan menyerahkan uang yang dinilai tidak sesuai setoran.
  • How?
    Polisi menduga I Putu CP membawa pertalite, menyiramkannya ke tubuh korban dan kamar, lalu membakarnya. Keluarga memadamkan api, korban dibawa ke Puskesmas Selat dan dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Seorang pemuda bernama I Gede S sakit dan tidak bekerja dua hari. Lalu ia bertengkar dengan bosnya, I Putu CP, soal uang truk. Polisi menduga tubuhnya disiram bensin lalu dibakar. Ia luka bakar 40 persen dan dirawat di rumah sakit. Polisi sudah menangkap I Putu CP dan memeriksanya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah peristiwa kekerasan yang serius, respons cepat keluarga, tenaga medis, dan kepolisian menunjukkan adanya upaya perlindungan yang nyata bagi korban. Korban segera mendapat pertolongan dan rujukan untuk penanganan lanjutan, sementara polisi bergerak memeriksa saksi, mengumpulkan keterangan, serta mengamankan terduga pelaku dalam waktu singkat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Karangasem, IDN Times Bali- Seorang pemuda asal Banjar Dinas Susut, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem berinisial I Gede S harus dilarikan ke rumah sakit setelah tubuhnya mengalami luka bakar cukup serius.

Pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai sopir truck itu sempat disiram bensin dan dibakar di kamarnya oleh pria berinisial I Putu CP (39), yang disebut sebagai bosnya, Jumat (18/9/2026).

"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar sekitar 40 persen. Tak hanya tubuh korban, kobaran api juga membakar kamar berukuran sekitar 3 x 4 meter," ujar Kasi Humas Polres Karangasem, Ipda I Nengah Artono.

1. Korban sakit, dua hari tidak bekerja

Ilustrasi infus(https://unsplash.com/)

Nengah Artono mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WITA. Sebelum kejadian, I Gede S disebut sedang berada di rumah karena sakit. Selama dua hari tidak bekerja sebagai sopir.

Saat itu, seorang saksi berusia 80 tahun, Ni Nengah Karya, sedang duduk di teras rumah. Tidak lama kemudian, I Putu CP datang mencari korban.

Mengetahui korban berada di dalam kamar, terduga pelaku langsung menemuinya. Di dalam kamar, keduanya membicarakan setoran truk. Korban disebut hanya menyerahkan uang dalam jumlah yang jauh lebih kecil dibanding kewajibannya.

"Korban mengaku tidak bekerja selama dua hari karena sakit. Saat ditanya mengenai uang setoran, korban disebut hanya memberikan uang dalam jumlah sedikit," kata Artono, Jumat (18/9/2026).

Setoran yang harus dipenuhi disebut mencapai Rp8,5 juta. Uang yang diberikan korban bahkan sempat dilempar ke lantai oleh terduga pelaku karena dianggap tidak sesuai dengan jumlah setoran.

2. Memanas, korban diduga disiram pertalite lalu dibakar

ilustrasi api (pixabay.com/Ronald Plett)

Perselisihan di dalam kamar berubah menjadi aksi kekerasan. Polisi menduga terduga pelaku telah membawa pertalite. Cairan tersebut diduga disiramkan ke tubuh korban dan bagian kamar sebelum dibakar.

Dalam kondisi terbakar, korban berusaha keluar kamar sembari meminta pertolongan. Keluarga yang mengetahui kejadian tersebut berupaya memadamkan api yang membakar tubuh laki-laki berusia 20 tahun tersebut.

Korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Selat untuk mendapatkan pertolongan medis.

Dari hasil pemeriksaan di puskesmas, korban mengalami luka bakar sekitar 40 persen. Lantaran membutuhkan penanganan lebih lanjut, akhirnya dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah, Denpasar.

Sementara itu, kamar korban yang berukuran sekitar 3 x 4 meter turut terbakar. Kerugian material akibat kejadian tersebut sementara diperkirakan mencapai Rp10 juta.

3. Polisi tangkap terduga pelaku di Desa Pesaban

Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti)

Petugas mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Selat bersama personel piket fungsi mendatangi kediaman I Putu CP di Banjar Dinas Pesaban Kaler, Desa Pesaban, Kecamatan Rendang. Terduga berhasil diamankan dan dibawa ke Polsek Selat untuk menjalani pemeriksaan.

"Petugas mendatangi lokasi kejadian, memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan keterangan terkait peristiwa tersebut," jelas Artono.

Curated For You

Editorial Team

Related Article