Denpasar, IDN Times - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mendatangi Depo Pertamina Sanggaran, Kota Denpasar sekitar pukul 13.17 Wita, Senin (19/10/2026). Kedatangannya disambut Gubernur Bali, Wayan Koster, dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri.
Bahlil yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, mengenakan kemeja biru muda. Koster berjalan di sebelah Bahlil mendampinginya masuk ke Kantor Depo Pertamina Sanggaran.
Satu jam kemudian, pada pukul 14.16 Wita, Bahlil keluar bersama Koster, Simon, dan sederet pejabat lainnya. Termasuk Kapolda Bali, Kasdam, Dirut Patra Niaga, dan Kepala BPH Migas.
Pada kesempatan itu, Bahlil membantah adanya penurunan stok BBM ke Bali.
“Enggak, enggak, enggak. Enggak, enggak ada. Enggak ada kuota (turun). Bahkan ini saya tambahin. Ini kemarin kita tetap menurut laporan dari Pak Pertamina itu kan karena terjadinya keterlambatan kapal sandar,” kata Bahlil.
Ia menegaskan tidak ada pengurangan kuota. Pihaknya telah memerintahkan Dirjen Migas dan BPH Migas untuk menaikkan kuota BBM ke Bali.
"Tadinya 11 hari, saya naikkan menjadi 15 hari. Jadi bukan mengurangi, menambah,” katanya.
