Masyarakat Tabanan Minim Memanfaatkan Cek Kesehatan Gratis

Tabanan, IDN Times - Pemerintah melalui puskesmas di masing-masing daerah sudah mengeluarkan program cek kesehatan gratis (CKG). Namun, program belum mampu meningkatkan keinginan masyarakat untuk melakukan cek kesehatan meski gratis. Ini menjadi tantangan serius di tengah meningkatnya kasus penyakit tidak menular yang menghantui masyarakat.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, pada April 2025 tercatat bahwa hipertensi dan diabetes mellitus masih mendominasi daftar 10 besar penyakit terbanyak, masing-masing sebanyak 239 dan 116 kasus.
1. Cek kesehatan gratis bertujuan untuk mendeteksi dini penyakit kronis

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Tabanan, I Wayan Triana Suryanata, mengatakan program CKG adalah deteksi dini guna mencegah penyakit kronis berkembang menjadi komplikasi yang lebih berat.
Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan pada April 2025 tercatat, bahwa hipertensi dan diabetes mellitus masih mendominasi daftar 10 besar penyakit terbanyak. Selain itu ada penyakit seperti rematik, gangguan lambung, nyeri otot, hingga gagal jantung kongestif.
Jika tidak dideteksi dan ditangani sejak dini, maka penyakit tersebut bisa saja membutuhkan pengobatan jangka panjang. Bahkan tidak sedikit yang berakhir pada prosedur medis mahal seperti operasi ataupun cuci darah. Ini tentu saja beban yang besar bagi pasien, keluarga, dan sistem kesehatan secara keseluruhan.
2. Pemanfaatan layanan CKG masih rendah

Triana melanjutkan, di tengah ancaman penyakit gaya hidup semakin nyata, antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan gratis justru masih rendah. Respon masyarakat akan program ini baru 0,4 persen. Bahkan data kehadiran hanya tercatat 856 orang dari total jumlah pendaftar sebanyak 1.011 orang.
Ia melanjutkan, program CKG bukan sekadar formalitas. Tetapi menjadi upaya konkret untuk menjaga masyarakat tetap sehat.
"Ini menjadi tantangan. Dengan kesadaran preventif dari masyarakat yang masih rendah, tentunya sulit meningkatkan harapan hidup masyarakat menjadi 74 tahun dalam kondisi sehat," paparnya, Rabu (21/5/2025).
3. Dinkes Tabanan akan melakukan pendekatan promotif

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Tabanan, dr Arya Putra, menambahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat adalah dengan melakukan berbagai pendekatan promotif dan preventif.
"Ke depan, tentu kegiatan sosialisasi dengan menggandeng semua stakeholder terkait. Harapannya tahun 2025, target cakupan masyarakat untuk program CKG ini bisa mencapai angka 40 persen," ujarnya.





![[QUIZ] Pilih Mekidung atau Menari, Ini Member no na Mirip Kamu](https://image.idntimes.com/post/20250604/no-na-new-sounds-superstitiousand-falling-in-love-are-out-now-everywhere-stay-tuned-music-video-drops-tomorrow-505165762f52a892b2e35583ac6b3746-9ba20f856ce125a33b6bdd63dadf1e4f.jpg)












