Lapas Tabanan Pamerkan Hasil Karya Warga Binaan

- Lapas Tabanan memamerkan kerajinan tangan sok keben dan tempat kwangen dari warga binaan, serta lukisan, dalam acara TNI Manunggal Membangun Desa.
- Kepala Lapas menyatakan keterlibatan dalam acara tersebut merupakan bentuk sinergitas dengan aparat penegak hukum serta mendukung UMKM.
- Produk kerajinan tangan warga binaan dijual melalui marketplace atau pameran dengan harga Rp100 ribu hingga Rp450 ribu, menarik antusiasme pengunjung.
Tabanan, IDN Times - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan memamerkan hasil karya warga binaannya pada Kamis (20/02/2025). Hasil karya itu berupa kerajinan tangan sok keben dan tempat kwangen yang terbuat dari lintingan koran.
Sok keben merupakan wadah yang umum digunakan umat Hindu Bali untuk persembahyangan, sementara tempat kwangen (wadah persembahyangan umat Hindu yang berbentuk lonjong. Selain itu juga terdapat lukisan karya warga binaan.
Semua karya itu dipamerkan di kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang diselenggarakan oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 16/19 Tabanan, tepatnya di Desa Wanagiri, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan.
1. Kepala Lapas Tabanan menyebut, pameran itu mendukung kegiatan UMKM

Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo mengatakan Lapas Tabanan mengikuti kegiatan ini selain untuk memperkenalkan karya hasil warga binaan juga merupakan salah satu bentuk sinergitas dengan aparat penegak hukum lain, yaitu Kodim 16/19 Tabanan di wilayah kerja kabupaten Tabanan
“Keterlibatan kami pada acara TMMD yang diselenggarakan oleh Kodim 16/19 Tabanan merupakan salah satu langkah kami dalam mendukung usaha mikro, kecil dan menegah (UMKM) sesuai dengan arahan pimpinan,” ujarnya, Kamis (20/2/2025)
2. Warga binaan biasanya mengerjakan kerajinan itu setiap hari kerja

Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja Lapas Tabanan, Aldi Prawiratama mengatakan, warga binaan biasanya membuat kerajinan ini setiap hari kerja. "Mereka sebelumnya mendapatkan pelatihan terlebih dahulu," kata Aldi.
Biasanya hasil kerajinan tangan dari warga binaan ini akan dijual melalui marketplace atau pameran-pameran salah satunya pameran di kegiatan TMMD. Harga jualnya bervariasi mulai dari Rp100 ribu hingga Rp450 ribu
3. Warga antusias membeli kerajinan tangan dari warga binaan

Pengunjung yang hadir pada acara ini juga turut menunjukkan antusiasmenya dengan membeli produk-produk hasil karya warga binaan Lapas Tabanan. Salah satu pengunjung, Made, mengaku dirinya hanya melihat karya-karya melalui marketplace.
“Sebelumnya saya hanya sempat melihat produk ini melalui media sosial Lapas Tabanan. Ternyata saat dilihat secara langsung barang-barangnya sangat menarik. Semoga produk hasil karya warga binaan ini semakin dikenal oleh kalangan luas,” ujarnya.



















