Denpasar, IDN Times - Hari kedua Konferensi Pemuda Bali 2026 digelar Yayasan BASAibu Wiki-Bali diisi diskusi dan urun ide antarpeserta. Generasi muda dari berbagai penjuru Bali berkumpul untuk menyusun gagasan dan rencana aksi atas isu-isu publik strategis di Bali, Jumat (30/10/2026) di Aula Taman Asoka Universitas Hindu Indonesia (UNHI).
Melalui Diskusi Kelompok Terpumpun (FGD), pemuda diposisikan sebagai aktor utama perubahan sosial, bukan sekadar pendengar. Pembahasan berfokus pada tiga tema yakni krisis lingkungan, kriminalitas, dan ketimpangan ekonomi.
Ketua Yowana Abhinaya Periode Sebelumnya, Kadek Frisca Dwi Savitri mengatakan satu agenda krusial dalam rangkaian kegiatan ini adalah workshop Taman Gagasan.
“Peserta mempresentasikan dan menguji ide, lalu memilih yang terbaik sambil menentukan isu yang paling mendesak bagi kesejahteraan warga Bali,” ujar Frisca.
Ia menjelaskan, urun ide dan bersuara bersama ini menghasilkan tiga isu prioritas, yaitu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), dan Krisis Air Bersih. Ketiganya disepakati menjadi topik utama kompetisi Wikithon yang akan diadakan Yayasan BASAibu Wiki pada tahun 2027.
Hari kedua ini juga menandai regenerasi kepemimpinan muda. Lewat pemilihan yang demokratis, transparan, dan akuntabel, Restu Adi Nugraha terpilih sebagai Ketua Yowana Abhinaya masa bakti 2026–2027, menggantikan Frisca. Seluruh pengurus kemudian dikukuhkan dan dilantik.
“Kepemimpinan baru ini diharapkan membawa energi segar dan memperkuat komitmen organisasi dalam mengawal aspirasi pemuda Bali,” kata Restu.
Konferensi ditutup dengan pesan video dari dua tokoh. Ketua Pengurus Harian PHDI Pusat Periode 2026–2031, I Nyoman Cantiasa, berharap pemuda Bali tetap eling atau ingat pada Yang Maha Kuasa. “Eling pada sesama, dan eling kepada alam sebagai pewaris nilai-nilai luhur,” tuturnya.
Rektor Universitas Hindu Indonesia, Cokorda Gde Bayu Putra menekankan pentingnya merawat tradisi dan kebersamaan. Menurutnya, jati diri masyarakat Bali pada dasarnya kolektif dan suka berkumpul, mengutarakan pendapat, dan bergotong royong.
Melalui semangat itu, ia mengajak pemuda bergotong royong membuat aksi atas tiga tema konferensi.
“Eling adalah alarm pengingat sekaligus pembuka fajar kesadaran, agar masyarakat Bali tidak hanyut dalam arus kehidupan, tidak terlena oleh masa lalu, dan tidak cemas akan masa depan, sehingga dapat fokus mencari jalan keluar dari berbagai persoalan sosial hari ini,” papar Cok Bayu.
Yayasan BASAibu Wiki - Bali adalah lembaga nirlaba yang berfokus pada pelestarian bahasa, kebudayaan, serta peningkatan partisipasi publik melalui platform digital interaktif. Program-program inovatif yang telah ada seperti Wikithon dan Konferensi Pemuda Bali.
Yowana Abhinaya merupakan wadah kepemudaan yang dibina di bawah naungan Yayasan BASAibu Wiki untuk melatih kepemimpinan, menggerakkan aksi sosial pemuda, serta menjadi jembatan komunikasi antara generasi muda dan pemangku kebijakan.
