Ilustrasi kemiskinan kota (Pexels.com)
Menurut Urip, ada beberapa indikator seseorang masuk kategori miskin ekstrem. Yaitu jumlah penghasilan dan pengeluaran, kondisi tempat tinggal, hingga kebutuhan pangan.
"Untuk penghasilan kurang dari 1 dolar per hari, atau sekitar Rp15 ribu dengan kurs saat ini. Berdasarkan hasil dari PMK (Penilaian Masyarakat Kemiskinan), diketahui ada beberapa orang di Tabanan yang masuk kategori ini," ujarnya, Rabu (24/7/2024)
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan melakukan upaya untuk menuntaskan kemiskinan ekstrem dengan berbagai langkah yang dianggap strategis. Misalnya program corporate social responsibility (CSR), bedah rumah, serta program bantuan lainnya dari pemerintah daerah.
Ia berharap langkah-langkah ini, jumlah warga yang mengalami kemiskinan ekstrem dapat berkurang lebih banyak lagi.
"Diharapkan angka kemiskinan ekstrem ini tersisa 10-20 orang pada akhir tahun 2024," katanya.