Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kehabisan Bekal, Perempuan Korea di Bali Mengamuk
Dok.IDN Times/Satpol PP Denpasar

Denpasar, IDN Times – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar menertibkan seorang perempuan warga negara Republik Korea (Korea Selatan) berinisial JN (30). Ia dilaporkan mengamuk di sebuah vila kawasan Desa Padangsambian Kelod, Rabu (8/4) malam sekitar pukul 22.15 Wita. Berikut penjelasannya:

1.Pada Rabu malam, petugas Satpol PP Kota Denpasar menerima pengaduan dari Perbekel Padangsambian Kelod, bahwa JN bertindak meresahkan

Dok.IDN Times/Satpol PP Denpasar

Kepala Satpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga, kepada IDN Times mengaku pihaknya menerima laporan bahwa ada turis asing asal Korea mengamuk di vila. Saat itu JN memakai dress lengan panjang, bertindak meresahkan warga setempat. Hingga kemudian diamankan dan dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Denpasar.

2. JN mengamuk lantaran depresi kehabisan bekal di Bali

Pexels.com/Pixabay

Pihak Satpol PP meminta bantuan dari Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI) di Bali untuk mengetahui riwayat perjalanan JN. Hingga akhirnya terkuak alasan, JN mengamuk karena kehabisan bekal.

“Depresi kehabisan bekal,” ucap Sayoga, pada Kamis (9/4).

Belum diketahui secara pasti kapan ia tiba di Bali. Karena JN langsung diserahkan ke konsulat negaranya.

3.JN diserahkan ke pihak konsulat Kamis (9/4) siang

Dok.IDN Times/Satpol PP Denpasar

Petugas kemudian berkoordinasi dengan pihak Konsulat Jenderal Korea yang berada di Bali. Untuk kemudian menyerahkan JN kepada pihak Konjen.

“Orang Korea sudah terselesaikan dengan bantuan Konjen Korea. Tinggal menyelesaikan administrasi dengan vila. Itu menjadi tanggung jawab dari Konjen yang bersangkutan," terangnya.

Editorial Team

Related Article