Sarana upacara segehan. (dok. pribadi/Ari Budiadnyana)
Kajeng Kliwon dalam kalender Bali dikenal sebagai rahinan yang jatuh pada pertemuan Tri Wara (nama-nama hari dalam Kalender Bali yang terdidi dari Pasah, Beteng, dan Kajeng) Kajeng, dan Pancawara (nama-nama hari dalam Kalender Bali yang terdidi dari Pon, Wage, Umanis, Paing, dan Kliwon) Kliwon. Kajeng Kliwon jatuh setiap 15 hari sekali. Sehingga, setiap bulannya biasanya terdapat dua kali Kajeng Kliwon.
Pada Juni 2026, Kajeng Kliwon pertama jatuh pada Jumat (12/6/2026), Sukra Kliwon, wuku Sungsang. Kajeng Kliwon kedua jatuh pada Sabtu (27/6/2026), Saniscara Kliwon, wuku Kuningan, bertepatan dengan Hari Raya Kuningan. Saat Kajeng Kliwon umat Hindu menghaturkan sarana upacara tipat dampulan, canang, dan segehan. Hal ini untuk menetralisir kekuatan negatif karena Kajeng Kliwon sering dikaitkan hari keramat di Bali.