Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Cerita Barista Indonesia Racik Kopi dengan Kecombrang

Ilustrasi kopi (IDN Times/Ayu Afria)
Ilustrasi kopi (IDN Times/Ayu Afria)

Badung, IDN Times - Indonesia semakin memperkuat posisinya sebagai pusat keunggulan kopi dunia. Hal ini terlihat dari geliat kompetisi Barista yang diadakan untuk menjaring para barista yang akan mewakili Indonesia ke kancah internasional. Menariknya, masing-masing barista memiliki tekniknya sendiri untuk menyajikan kopi yang memukau. Bahkan beberapa dari mereka melakukan inovasi dengan rempah-rempah lokal.

Head of Training & Brand Ambassador Expat. Roasters, Yande J Wirawan, mengatakan kombinasi local ingredients yang dicampur ke dalam kopi memberikan rasa unik dalam takaran komposisi tertentu, dan cara pencampuran memberikan kesan menarik bagi yang mencicipi. Beberapa yang dipakai di antaranya Kecombrang, Cinnamon, Cengkeh, Strawberry, Ginger, dan lainnya.

"Kebanyakan dari mereka menggunakan local home made syrup. Jadi mereka buat di rumah sendiri sebelumnya, di juice, dibuat sirup dulu baru kemudian mereka latihan taste juga apakah bagus," terangnya.

1. Pemenang kompetisi barista harus memiliki kemampuan pola latte art

Juara Grand Final Barista Battle 2024 dari Jakarta, Ahmad Amirudin (Dok.IDN Times/istimewa)
Juara Grand Final Barista Battle 2024 dari Jakarta, Ahmad Amirudin (Dok.IDN Times/istimewa)

Juara Grand Final Barista Battle 2024 dari Jakarta, Ahmad Amirudin, mengatakan bahwa ia siap mewakili Indonesia di International Barista Championship 2025 di Melbourne tahun depan. Pihaknya keluar sebagai juara dalam kompetisi barista karena keahliannya memukau para juri, di antaranya keahlian artistik, ketelitian teknis, dan kreativitasnya. Pola latte art dan minuman khas yang ia ciptakan menunjukkan dedikasinya terhadap seni barista dan membuatnya unggul dari para pesaing.

Barista Battle adalah pengalaman luar biasa yang mendorong saya untuk terus berkembang dan menyempurnakan keterampilan. Saya sangat antusias untuk mewakili Indonesia," ungkapnya.

2. Menariknya barista Indonesia, padukan rempah lokal ke dalam kopi

Barista asal Toraja, Indra Indriawan (IDN Times/Ayu Afria)
Barista asal Toraja, Indra Indriawan (IDN Times/Ayu Afria)

Meski tidak keluar sebagai juara, seorang barista asal Toraja, Indra Indriawan (25), mengatakan keahliannya ini ia dapatkan setelah gagal dalam seleksi pendaftaran menjadi anggota Polri. Ia kemudian menggeluti kopi dan melakukan sejumlah inovasi dengan menggunakan rempah-rempah lokal Indonesia sejak akhir tahun 2016. Di antaranya menggunakan Kecombrang dan Cabe Katokkon yang diklaim terpedas ketiga di dunia.
Minuman yang dia buat tersebut diakui memiliki flavour rempah, dengan kombinasi creamy susu sehingga menciptakan rasa unik dan seimbang.

"Aku terjun di kopi karena menurutku kopi kompleks. Saya suka campur-campur bahan kayak gitu ya dari dulu, ngulik lumayan singkat 6 hari," terangnya.

3. Pola latte art menjadi pemukau pencinta kopi

Kompetisi barista di Bali (IDN Times/Ayu Afria)
Kompetisi barista di Bali (IDN Times/Ayu Afria)

Sebelumnya Expat. Roasters bekerja sama dengan Milklab telah menyelenggarakan kompetisi barista yang mempertemukan sekitar 8 barista berbakat dari Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Bali. Kegiatan tersebut diungkap untuk menunjukkan kreativitas dan keahlian mereka dalam menciptakan pola latte art serta minuman khas yang memukau.

"Para barista ini menunjukkan dedikasi dan kreativitas yang luar biasa. Sangat menginspirasi melihat karya seni dan kerja keras mereka," ungkap CEO & Founder Expat. Roasters, Shae Macnamara.

Share
Topics
Editorial Team
Ayu Afria Ulita Ermalia
Irma Yudistirani
Ayu Afria Ulita Ermalia
EditorAyu Afria Ulita Ermalia
Follow Us

Latest Food Bali

See More

5 Rekomendasi Promo Natal Restoran di Jimbaran

10 Des 2025, 07:00 WIBFood