Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Tips Liburan di Bali Selama Puasa, Tetap Menyenangkan

Pemandangan salah satu pantai di Bali yang bisa untuk liburan saat bulan puasa (Dok.Pribadi/Natalia Indah)
Pemandangan salah satu pantai di Bali yang bisa untuk liburan saat bulan puasa (Dok.Pribadi/Natalia Indah)

Kamu gak perlu terus-terusan beraktivitas di dalam ruangan selama bulan puasa. Biar gak bosan, kamu bisa melakukan perjalanan liburan. Selain bisa menjernihkan pikiran, liburan juga bisa menjadi kegiatan untuk melepas penat. Ada banyak pilihan tempat yang bisa kamu kunjungi untuk liburan selama puasa, misalnya ke Pulau Bali.

Tapi liburan ke Bali selama berpuasa membutuhkan persiapan dan tips khusus agar gak mengganggu kewajibanmu. Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan agar liburanmu di Bali tetap seru dan menyenangkan selama puasa.

1. Memilih waktu yang tepat

Ilustrasi memilih waktu yang tepat untuk liburan (Pexels.com/Erik Mclean)
Ilustrasi memilih waktu yang tepat untuk liburan (Pexels.com/Erik Mclean)

Tips pertama yang bisa kamu lakukan adalah memilih waktu tepat untuk berangkat dan pulang liburan. Jika menggunakan transportasi umum seperti pesawat atau bus, kamu bisa memilih jadwal yang gak bertabrakan dengan waktu sahur atau buka puasa. Agar kamu tidak repot mencari makanan maupun minuman saat di perjalanan.

Kalau mengendarai kendaraan pribadi, kamu bisa berangkat malam hari setelah berbuka puasa, atau pagi-pagi buta sebelum sahur. Jika merasa kelelahan di jalan, kamu bisa beristirahat sebentar saat waktu sahur tiba.

2. Pilih hari selama liburan dengan cuaca yang baik

Menikmati Bali saat cuaca cerah dan gak terlalu panas (Dok.Pribadi/Natalia Indah)
Menikmati Bali saat cuaca cerah dan gak terlalu panas (Dok.Pribadi/Natalia Indah)

Sebelum melakukan perjalanan, kamu bisa memeriksa suhu dan cuaca saat liburan melalui situs Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Ada baiknya memilih waktu liburan dengan cuaca cerah dan berawan agar gak terlalu panas.

Selain itu, mengecek cuaca juga akan membantumu untuk mempersiapkan perlengkapan yang tepat buat liburan. Misalnya, kamu bisa membawa topi dan kacamata hitam saat cuaca panas, atau payung dan jas hujan saat cuaca sedang hujan.

3. Membuat itinerary sesuai kondisi tubuh dan waktu puasa

Ilustrasi menyusun itinerary liburan (Pexels.com/Pixabay)
Ilustrasi menyusun itinerary liburan (Pexels.com/Pixabay)

Liburan di Bali selama puasa tidak berarti kamu harus mengurangi aktivitas yang diinginkan. Kamu masih bisa menikmati berbagai destinasi wisata, asalkan direncanakan dengan baik. Sebaiknya memilih tempat wisata yang letaknya gak terlalu jauh dari penginapan, sehingga tidak terlalu melelahkan selama perjalanan.

Selain itu, kamu juga bisa memilih destinasi wisata yang indoor terlebih dahulu saat siang hari, agar tidak terlalu panas berada di luar.

4. Jaga kondisi tubuh tetap sehat dan bugar

Ilustrasi menjaga kondisi tubuh agar tetap bisa beraktivitas (Pexels.com/Belle Co)
Ilustrasi menjaga kondisi tubuh agar tetap bisa beraktivitas (Pexels.com/Belle Co)

Melakukan aktivitas liburan selama berpuasa tentu akan menguras tenaga dan cairan di dalam tubuh. Oleh karenanya, kamu harus menjaga kondisi badan agar tetap sehat dan bugar selama liburan. Kamu bisa minum air putih yang cukup dan vitamin saat sahur maupun buka puasa.

Iani akan membantu menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuhmu. Jika sedang merasa gak enak badan, jangan dipaksakan untuk tetap jalan-jalan ya.

5. Hindari membawa barang berlebihan

Ilustrasi membawa barang yang benar-benar diperlukan (Pexels.com/veerasak Piyawatanakul)
Ilustrasi membawa barang yang benar-benar diperlukan (Pexels.com/veerasak Piyawatanakul)

Terkadang, kita membawa barang yang jarang digunakan saat liburan. Kamu bisa mengurangi barang bawaan yang gak penting untuk meminimalisir beban bawaan. Jika membawa barang terlalu banyak saat puasa, tubuh kamu akan cepat merasa kelelahan.

Kamu bisa benar-benar memilih dan menentukan barang apa saja yang pasti dipakai selama liburan. Selain itu, kamu bisa membawa perlengkapan mandi atau kosmetik dalam bentuk travel pack yang lebih kecil.

6. Menyediakan cadangan makanan dan minuman

Ilustrasi membawa snack saat traveling (Pexels.com/Loc Dang)
Ilustrasi membawa snack saat traveling (Pexels.com/Loc Dang)

Meski sudah mempersiapkan itinerary dan estimasi waktu perjalanan selama liburan, gak ada salahnya membawa bekal makanan ringan yang cukup. Kamu bisa membawa roti atau biskuit yang mudah dimasukkan ke dalam tas.

Makanan ringan tersebut bermanfaat jika saat waktu berbuka telah tiba, dan kamu masih di jalan. Selain itu, makanan ringan juga bisa kamu makan saat buka puasa sambil memesan makanan berat. Jangan lupa juga untuk membawa air mineral secukupnya ya!

7. Membawa perlengkapan ibadah pribadi

Ilustrasi menyempatkan beribadah saat liburan (Pexels.com/Monstera Production)
Ilustrasi menyempatkan beribadah saat liburan (Pexels.com/Monstera Production)

Agar perjalanan liburan dan ibadahmu seimbang selama bulan puasa, sebaiknya membawa perlengkapan ibadah sendiri. Hal ini untuk memudahkan kamu beribadah di tempat mana pun maupun destinasi wisata yang sedang dikunjungi. Sehingga kamu tetap bisa beribadah di sela-sela aktivitas liburanmu selama di Bali.

Nah, itulah beberapa tips liburan selama bulan puasa yang dijamin bisa membantumu. Semua tips di atas bisa disesuaikan dengan kondisi kamu, agar liburan di Bali tetap seru dan menyenangkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Mayang Ulfah Narimanda
Irma Yudistirani
Mayang Ulfah Narimanda
EditorMayang Ulfah Narimanda
Follow Us

Latest Travel Bali

See More

5 Area Pegunungan di Bali buat Staycation Akhir Tahun

02 Des 2025, 14:00 WIBTravel