5 Rute Trans Metro Dewata yang Bisa Menjangkau Wisata di Bali

Liburan di Bali bisa dilakukan dengan berbagai pilihan kendaraan. Mulai dari sewa motor, mobil pribadi, taksi online, hingga transportasi umum. Satu opsi transportasi yang nyaman dan murah adalah Trans Metro Dewata (TMD).
TMD adalah layanan bus rapid transit yang menghubungkan berbagai wilayah di Bali, termasuk rute yang melewati Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Dengan tarif Rp4.400 per perjalanan, kamu dapat langsung menuju beberapa destinasi populer tanpa perlu berganti moda transportasi lainnya.
Berikut ini rute Trans Metro Dewata yang menjangkau destinasi wisata di Bali, berangkat dari Bandara Ngurah Rai. Yuk, simak informasi lengkapnya di bawah ini!
1. Kawasan Kuta

Destinasi pertama yang bisa dituju adalah kawasan Kuta yang terkenal dengan wisata pantai dan hiburan. Rute TMD dari bandara ke Kuta dilayani langsung oleh Koridor 2 (K2), dengan jam operasional mulai pukul 05.00 Wita.
Kamu bisa naik bus ini dari bandara halte domestik maupun internasional, dan turun di halte area Kuta. Beberapa halte tujuan di Kuta adalah Perum Komplek Burung Selatan, Tuban 1-4, Camat Kuta, Raya Kuta 1-2, hingga Sentral Parkir Kuta Luar Timur. Tinggal pilih halte terdekat, lalu lanjut berjalan kaki atau memakai jasa ojek online ke lokasi tujuan seperti kawasan Legian dan Pantai Kuta.
2. Kawasan Nusa Dua

Trans Metro Dewata punya jalur menuju kawasan Nusa Dua yang terkenal dengan pantai berpasir putih, serta resor kelas atas. Rute Trans Metro Dewata dari bandara menuju Nusa Dua dilayani oleh Koridor 6 (K6) melalui Sentral Parkir Kuta.
Kamu dapat naik bus TMD K2 dari bandara ke Sentral Parkir Kuta terlebih dahulu, lalu naik bus K6 menuju Nusa Dua. Halte tujuan yang bisa dipilih yaitu Halte Gardu PLN Nusa Dua, ITDC Selatan, dan Sentral Parkir ITDC. Dari sentral parkir ini, kamu bisa langsung jalan kaki ke Bali Collection, Museum Pasifika Bali, atau Pantai Mengiat.
3. Kawasan Sanur

Destinasi berikutnya adalah kawasan Sanur yang dikenal dengan suasana santai dan pantai yang cenderung tenang. Tempat ini pun bisa jadi tujuan buatmu yang berencana menyeberang ke Nusa Penida atau Nusa Lembongan.
Bus TMD yang bisa dipilih terlebih dahulu adalah K2 dari bandara ke Terminal Ubung, kemudian disambung dengan Koridor 3 (K3) yang melayani arah Sanur. Kamu bisa memilih untuk turun di beberapa halte di kawasan Sanur seperti SDN 2 Sanur, Simpang Sanur Hang Tuah, Pantai Sindhu Timur, dan Icon Bali Mall.
4. Kawasan Heritage Gajah Mada Denpasar

Trans Metro Dewata juga dapat digunakan untuk menuju kawasan Heritage Gajah Mada Denpasar. Tempat ini menawarkan wisata sejarah dan budaya berbasis kota tua yang ikonik. Kamu bisa berjalan kaki menyusuri bangunan kolonial, naik dokar, mengunjungi Pasar Badung dan Kumbasari, melihat Patung Catur Muka, hingga nongkrong santai di kafe.
Perjalanan ke kawasan ini dimulai dengan bus TMD K2 dari bandara ke Terminal Ubung terlebih dahulu. Lalu, dilanjutkan dengan bus TMD K3 dengan rute Terminal Ubung-Icon Bali Mall. Setelah itu, kamu bisa memilih untuk turun di halte Sutomo, Puri Agung Jrokuta, Kawasan Heritage Gajah Mada, atau Kantor Wali Kota Denpasar.
5. Kawasan Ubud

Ingin merasakan suasana budaya dan pedesaan khas Ubud? Kamu pun bisa naik Trans Metro Dewata dari bandara ke Ubud dengan transit di Terminal Ubung.
Perjalanan ini dimulai dengan naik bus TMD K2 dari halte bandara ke Terminal Ubung terlebih dahulu. Lalu, pindah ke Koridor 4 (K4) dengan rute Terminal Ubung-Monkey Forest. Ada beberapa halte yang bisa dipilih untuk turun di kawasan Ubud, di antaranya adalah halte Mas, Kantor Perbekel Desa Peliatan Barat, Pura Dalem Puri Peliatan Ubud, Hanoman 1-3, dan Sentral Parkir Monkey Forest.
Dengan hadirnya Trans Metro Dewata, liburan di Bali kini semakin mudah, hemat, dan ramah wisatawan. Kamu bisa menggunakannya untuk mengunjungi lima destinasi di atas yang bisa dijangkau dari bandara. Bus ini bisa menjadi pilihan untuk menikmati pengalaman keliling Bali yang seru dan gak akan terlupakan.


















