Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rekomendasi Sunrise Gunung Batur dengan atau tanpa Trekking
panorama sunrise di Gunung Batur (dok.pribadi/Natalia Indah)

Gunung Batur adalah destinasi favorit pemburu matahari terbit dengan ketinggian 1.717 meter di atas permukaan laut (mdpl). Berdiri anggun di kawasan Kintamani, Kabupaten Bangli, gunung berapi aktif ini menawarkan panorama kaldera luas, Danau Batur, hingga siluet Gunung Agung di kejauhan.

Destinasi ini bukan hanya favorit para pendaki, tetapi juga simbol keindahan alam Bali yang berbeda dari pantai dan pura.

Berikut ini rekomendasi untuk menikmati sunrise Gunung Batur yang bisa dipilih. Mulai dari trekking dengan jalur ramah untuk pemula hingga pilihan tanpa mendaki. Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

1. Mendaki Gunung Batur

salah satu jalur pendakian ke puncak Gunung Batur (dok.pribadi/Natalia Indah)

Bagi kamu yang ingin menikmati sunrise dari titik tertinggi, trekking menuju puncak Gunung Batur menjadi pilihan favorit. Pendakian biasanya dimulai sekitar pukul 03.00—04.00 Wita agar dapat tiba di puncak sebelum matahari terbit. Jalur pendakian gunung ini pun relatif ramah bagi pemula dibandingkan gunung lainnya di Bali.

Terdapat beberapa jalur pendakian yang umum digunakan untuk mencapai puncak Gunung Batur, yaitu:

  1. Jalur Toya Bungkah: jalur ini rute paling populer dengan titik awal pendakian di Desa Toya Bungkah, Kintamani. Medannya cukup landai dan didominasi oleh pasir serta batu kerikil dengan durasi pendakian sekitar dua jam hingga puncak.

  2. Jalur Pura Pasar Agung: jalur ini merupakan rute tercepat namun memiliki tanjakan lebih terjal dengan durasi pendakian sekitar 1 - 1,5 jam. Jalur ini dimulai dari area parkir Pura Pasar Agung di Desa Batur, Kintamani.

  3. Jalur Serongga: Jalur ini punya titik awal yang gak jauh dari kawasan Toya Bungkah, dengan pendakian sekitar 2 - 2,5 jam sampai puncak. Rute ini punya karakteristik lebih panjang, landai, dan suasana yang lebih tenang.

  4. Jalur Culali: jalur ini ada di sisi barat daya Gunung Batur dan lebih sering digunakan oleh penduduk lokal atau yang ingin berkemah di kawasan gunung. Jalur ini dimulai dari Pos Culali atau Pos Bukit Mentik, dengan durasi pendakian sekitar 2,5 - 3 jam.

Sesampainya di atas, kamu akan disuguhi panorama Danau Batur, hamparan lava hitam hasil erupsi masa lalu, serta deretan pegunungan Bali yang perlahan tersinari cahaya pagi.

Menariknya lagi, ada beberapa pedagang menawarkan makanan ringan dan minuman hangat yang bisa dinikmati sambil menyapa pagi di puncak Gunung Batur.

2. Menikmati sunrise tanpa mendaki

jeep tour untuk menikmati sunrise Gunung Batur (dok.pribadi/Natalia Indah)

Panorama sunrise Gunung Batur juga bisa dinikmati tanpa mendaki sejak dini hari. Jika kamu ingin suasana lebih santai, terdapat sejumlah aktivitas dan lokasi yang memungkinkan untuk melihat keindahan matahari terbit dengan akses lebih mudah. Berikut pilihannya:

  1. Jeep Tour: ini merupakan paket wisata petualangan menggunakan mobil off-road 4WD untuk menikmati sunrise dan menjelajahi kawasan Gunung Batur. Tur ini berangkat dengan start point di kawasan Desa Toya Bungkah, Kintamani, dan menuju titik pandang di lereng gunung dengan ketinggian sekitar 1.200 mdpl selama 30 - 45 menit.

  2. Pinggan Sunrise Point: spot melihat matahari terbit di Desa Pinggan, Kintamani dan menawarkan panorama sunrise hingga kabut tebal yang menyelimuti lembah berlatar Gunung Batur, Gunung Abang, dan Gunung Agung. Kamu tinggal berkendara ke sini, dan langsung duduk santai menikmati pemandangan tersebut.

  3. Sukawana Sunrise Point: letaknya tidak jauh dari Pinggan Sunrise Point dan menyajikan pemandangan sunrise berlatarkan Gunung Batur.

  4. Kafe-kafe di Kintamani: ini merupakan deretan kafe di sepanjang Jalan Raya Penelokan, Kintamani yang menghadap langsung ke Gunung Batur dan Danau Batur. Tempat ini bisa menjadi tujuan untuk menikmati panorama sunrise sambil menikmati kopi pagi.

3. Tips menkmati sunrise Gunung Batur

menikmati sunrise Gunung Batur (dok.pribadi/Natalia Indah)

Agar momen menikmati sunrise Gunung Batur lebih maksimal, berikut beberapa tips yang bisa dipersiapkan:

  • Waktu kunjungan terbaik adalah saat musim kemarau untuk mendapatkan langit yang lebih cerah dan meminimalkan risiko hujan di kawasan gunung.

  • Jika kamu memilih mendaki gunung, persiapkan fisik dengan baik dan gunakan pemandu lokal agar pendakianmu aman dan terarah.

  • Mulai pendakian lebih awal agar tidak terburu-buru selama mendaki dan tidak ketinggalan momen matahari terbit.

  • Kenakan pakaian yang hangat karena cuaca cukup dingin saat pagi hari.

  • Jika kamu ingin membawa anak-anak, orang tua, atau ingin bersantai tanpa kelelahan, ikut Jeep Tour adalah pilihan terbaik. Tur ini biasanya sudah mencakup kopi dan sarapan pagi.

  • Jaga keasrian semua lokasi dengan tidak membuang sampah sembarangan. Bawa kembali sampahmu turun saat mendaki atau buang di tempat yang sudah disediakan.

  • Persiapkan kamera atau ponsel dengan baterai penuh untuk mengabadikan momen selama menikmati sunrise Gunung Batur.

Baik melalui pendakian menuju puncak maupun dari berbagai titik pandang tanpa trekking, sunrise Gunung Batur tetap menawarkan pengalaman yang sulit dilupakan.

Keindahan kaldera, danau vulkanik, serta panorama pegunungan Bali menjadikan kawasan ini sebagai destinasi terbaik untuk menyambut matahari pagi. Kamu tinggal memilih cara yang sesuai dengan kondisi serta gaya liburanmu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article