salah satu jalur pendakian ke puncak Gunung Batur (dok.pribadi/Natalia Indah)
Bagi kamu yang ingin menikmati sunrise dari titik tertinggi, trekking menuju puncak Gunung Batur menjadi pilihan favorit. Pendakian biasanya dimulai sekitar pukul 03.00—04.00 Wita agar dapat tiba di puncak sebelum matahari terbit. Jalur pendakian gunung ini pun relatif ramah bagi pemula dibandingkan gunung lainnya di Bali.
Terdapat beberapa jalur pendakian yang umum digunakan untuk mencapai puncak Gunung Batur, yaitu:
Jalur Toya Bungkah: jalur ini rute paling populer dengan titik awal pendakian di Desa Toya Bungkah, Kintamani. Medannya cukup landai dan didominasi oleh pasir serta batu kerikil dengan durasi pendakian sekitar dua jam hingga puncak.
Jalur Pura Pasar Agung: jalur ini merupakan rute tercepat namun memiliki tanjakan lebih terjal dengan durasi pendakian sekitar 1 - 1,5 jam. Jalur ini dimulai dari area parkir Pura Pasar Agung di Desa Batur, Kintamani.
Jalur Serongga: Jalur ini punya titik awal yang gak jauh dari kawasan Toya Bungkah, dengan pendakian sekitar 2 - 2,5 jam sampai puncak. Rute ini punya karakteristik lebih panjang, landai, dan suasana yang lebih tenang.
Jalur Culali: jalur ini ada di sisi barat daya Gunung Batur dan lebih sering digunakan oleh penduduk lokal atau yang ingin berkemah di kawasan gunung. Jalur ini dimulai dari Pos Culali atau Pos Bukit Mentik, dengan durasi pendakian sekitar 2,5 - 3 jam.
Sesampainya di atas, kamu akan disuguhi panorama Danau Batur, hamparan lava hitam hasil erupsi masa lalu, serta deretan pegunungan Bali yang perlahan tersinari cahaya pagi.
Menariknya lagi, ada beberapa pedagang menawarkan makanan ringan dan minuman hangat yang bisa dinikmati sambil menyapa pagi di puncak Gunung Batur.