Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
WNA Tahanan Imigrasi Bali Meninggal, Tunggu Izin Autopsi
Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mardya Shakti)
  • Warga Australia berinisial CJMH meninggal dunia saat menjalani detensi di Imigrasi Ngurah Rai setelah diamankan karena penyalahgunaan izin tinggal dan sering mangkir dari panggilan petugas.
  • Petugas menemukan CJMH tak sadarkan diri di toilet ruang detensi melalui pantauan CCTV, lalu memberikan pertolongan pertama dan menghubungi rumah sakit untuk penanganan darurat.
  • CJMH dinyatakan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit, diduga akibat serangan jantung, sementara autopsi masih menunggu persetujuan keluarga untuk memastikan penyebab kematian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Seorang warga negara Australia berinisial CJMH (39) meninggal dunia saat menjalani detensi keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, setelah sebelumnya ditemukan tak sadarkan diri di ruang toilet.
  • Who?
    CJMH, warga negara Australia; petugas Imigrasi Ngurah Rai; Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Husnan Handono; serta Kepala Kantor Imigrasi Bugie Kurniawan.
  • Where?
    Kejadian berlangsung di ruang detensi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali. Jenazah kini berada di ruang jenazah Rumah Sakit Universitas Udayana.
  • When?
    Peristiwa terjadi pada Jumat malam, 10 Juli 2026. Penjelasan resmi disampaikan pada Senin, 13 Juli 2026 oleh pihak Imigrasi Ngurah Rai.
  • Why?
    Penyebab kematian diduga akibat serangan jantung berdasarkan pemeriksaan awal. Namun autopsi masih menunggu persetujuan keluarga untuk memastikan penyebab pastinya.
  • How?
    CJMH ditemukan tidak bergerak melalui pantauan CCTV. Petugas segera memeriksa tanda vital, memberi pertolongan pertama dan oksigen, lalu membawanya ke rumah sakit menggunakan ambulans sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Badung, IDN Times - Penyelidikan penyebab kematian seorang Warga asal Australia berinisial CJMH (39) masih berlanjut. CJMH tengah menjalani proses detensi keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit Jumat malam, 10 Juli 2026 setelah mendapat penanganan medis darurat.

Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Husnan Handono, menyampaikan keluarga korban telah berada di Bali. Saat ini penyelidikan penyebab kematiannya masih menunggu persetujuan keluarga untuk tindakan autopsi.

"Masih menunggu persetujuan. Biar clear. Gak ada ngeluh sakit (saat menjadi deteni). Saat ini masih di ruang jenazah Rumah Sakit Unud," terangnya, pada Senin (13/7/2026).

1. CJMH diamankan di hari yang sama karena sering mangkir panggilan

Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) (imigrasi.go.id)

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, mengatakan penanganan terhadap CJMH bermula dari tindak lanjut aduan masyarakat pada akhir Maret 2026 terkait dugaan penyalahgunaan izin tinggal. Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan dan beberapa kali undangan klarifikasi, hasil pemeriksaan menyimpulkan bahwa ia terbukti melakukan penyalahgunaan izin tinggal.

Meski telah diberikan kesempatan berulang kali untuk menyelesaikan proses keimigrasiannya secara kooperatif, CJMH berulang kali tidak memenuhi undangan resmi dari petugas. Jumat (10/7/2026), tim menjemut CJMH di kediamannya daerah Jimbaran, Kuta Selatan, Kabupaten Badung. CJMH kemudian ditempatkan di ruang detensi Kantor Imigrasi Ngurah Rai guna menunggu proses pendeportasian.

2. CJMH dievakuasi dalam kondisi tak sadarkan diri

Olah TKP di Kanim Ngurah Rai (Dok.IDN Times/istimewa)

Pada Jumat sore hari, petugas piket memeriksa kondisi deteni melalui pemantauan closed circuit television (CCTV). Saat itu, petugas melihat kejanggalan pada posisi CJMH yang tidak menunjukkan pergerakan dalam waktu cukup lama di dalam toilet. Kecurigaan tersebut membuat petugas segera mendatangi lokasi, dan menemukan CJMH dalam kondisi tidak sadarkan diri.

"Petugas langsung melakukan pemeriksaan tanda vital, memberikan pertolongan pertama termasuk bantuan oksigen, serta berkoordinasi dengan rumah sakit terdekat untuk pengiriman ambulans," ungkap Bugie Kurniawan.

3. Penyebab masih diduga karena serangan jantung

ilustrasi sakit jantung (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Tim medis langsung memberikan penanganan awal sebelum dibawa ke Rumah Sakit Umum Bali Jimbaran. Belum sampai rumah sakit, CJMH telah dinyatakan meninggal dunia. Pihaknya menduga, dari hasil pemeriksaan awal, ia mengalami serangan jantung.

Pihak keimigrasian kemudian berkoordinasi dengan Kepolisian Resor (Polres) Badung dan Kepolisian Sektor (Polsek) Kuta Selatan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi. Proses investigasi lebih lanjut terkait penyebab kematian menjadi kewenangan pihak kepolisian dan rumah sakit terkait.

Sementara itu, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Kota (Kasi Humas Polresta) Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, saat dikonfirmasi belum memberikan respon hingga berita ini diterbitkan.

Editorial Team

Related Article