Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tabanan Mau Ganti Patung Catur Muka di Jalan Gajah Mada
Acara Ngeruak dan Pralina Patung Catur Muka yang lama (Dok.Humas Tabanan)
  • Pemkab Tabanan akan membangun Patung Catur Muka baru di Jalan Gajah Mada tahun 2026 sebagai bagian penataan kawasan strategis dan memperkuat identitas pusat kota.
  • Patung lama mengalami pelapukan, retakan, dan kerusakan ornamen akibat usia serta cuaca, sehingga penggantian dinilai lebih aman dan estetis dibanding perbaikan sebagian.
  • Raja Tabanan dan masyarakat adat mendukung pembangunan patung baru yang tetap menghormati nilai sejarah, budaya, serta menjadi simbol kebanggaan warga Tabanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Kabupaten Tabanan berencana membangun Patung Catur Muka baru sebagai pengganti patung lama di Jalan Gajah Mada, bagian dari penataan kawasan strategis kota pada Tahun Anggaran 2026.
  • Who?
    Pembangunan dilakukan oleh Dinas PUPR Kabupaten Tabanan dipimpin I Gde Made Partana, dengan dukungan Raja Tabanan Ida Cokorda Anglurah Tabanan dan Bendesa Adat Kota Tabanan I Made Suwardika.
  • Where?
    Pembangunan akan dilakukan di titik nol Kota Tabanan, tepatnya di kawasan Jalan Gajah Mada, lokasi yang sama dengan Patung Catur Muka lama.
  • When?
    Proyek dijadwalkan masuk dalam rencana penataan kawasan strategis pada Tahun Anggaran 2026. Saat ini masih dalam tahap perencanaan teknis dan persiapan desain.
  • Why?
    Patung lama mengalami pelapukan, retakan, dan kerusakan akibat usia serta cuaca. Penggantian dilakukan untuk mempercantik kawasan sekaligus memperkuat identitas budaya dan estetika Kota Tabanan.
  • How?
    Pemkab menerjemahkan aspirasi masyarakat adat ke dalam kajian teknis. Patung baru dirancang setinggi sekitar 9 meter dengan lebar dasar 6,2 meter agar lebih kokoh, monumental, dan tahan terhadap cuaca.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tabanan,IDN Times - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR) akan membangun Patung Catur Muka baru. Penggantian patung lama ke baru ini sebagai bagian dari penataan kawasan strategis Jalan Gajah Mada pada Tahun Anggaran 2026.

Patung ikon Kota Tabanan itu akan dibangun di lokasi yang sama dengan patung lama. Namun, dimensinya lebih besar agar tampil lebih monumental.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tabanan, I Gde Made Partana, mengatakan pembangunan Patung Catur Muka baru merupakan tindak lanjut dari aspirasi Desa Adat Kota Tabanan yang menginginkan ikon kota tersebut diperbarui. Berdasarkan kajian teknis, patung baru akan memiliki tinggi sekitar 9m (meter) dari permukaan tanah dengan lebar dasar mencapai 6,2m. Meningkat dari tinggi patung lama sekitar 5,2m.

1. Pembangunan Patung Catur Muka baru bertujuan untuk mempercantik kawasan strategis

Rancangan Patung Catur Muka yang baru (Dok.Humas Tabanan)

Partana mengatakan pembangunan Patung Catur Muka yang baru ini bertujuan untuk mempercantik kawasan strategis di Kabupaten Tabanan.

Tinggi struktur Patung Catur Muka akan jauh lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Sehingga diharapkan mampu memperkuat identitas kawasan Jalan Gajah Mada sebagai wajah pusat Kota Tabanan.

"Pemkab Tabanan menerjemahkan aspirasi masyarakat ke dalam kajian teknis untuk menghadirkan sebuah simbol ikonik yang tidak hanya kokoh secara struktur, tetapi juga memiliki nilai estetika dan filosofis yang lebih kuat," ujar Partana, Selasa (14/7/2026)

2. Ditemukan pelapukan pada permukaan patung

Rancangan Patung Catur Muka yang baru (Dok.Humas Tabanan)

Ia menjelaskan, Patung Catur Muka yang berada di titik nol Kota Tabanan memiliki nilai sejarah, budaya, dan estetika yang sangat tinggi sebagai penanda wajah kota. Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi fisik patung mengalami penurunan akibat faktor usia dan pengaruh cuaca.

Menurut Partana dari hasil pengamatan, terlihat adanya pelapukan pada permukaan patung, muncul retakan di sejumlah bagian. Beberapa ornamen sudah mulai longgar dan ada yang terlepas.

"Kondisi ini bukan hanya mengurangi nilai estetika dan kewibawaan ikon Kota Tabanan, tetapi juga berpotensi membahayakan masyarakat apabila dibiarkan terus mengalami kerusakan," kata Partana.

Menurutnya, penggantian patung merupakan pilihan yang paling tepat dibandingkan sekadar melakukan perbaikan sebagian. Selain mempertimbangkan aspek keselamatan, pembangunan patung baru juga menjadi momentum menghadirkan karya yang lebih kuat secara konstruksi, lebih tahan terhadap cuaca, sekaligus tetap mengedepankan nilai artistik, filosofi, dan identitas budaya Tabanan.

3. Raja Tabanan mendukung penggantian Patung Catur Muka

Jalan Gajah Mada yang saat ini dalam proses penataan (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Raja Tabanan, Ida Cokorda Anglurah Tabanan, mendukung rencana penataan tersebut. Menurutnya, pembangunan kembali Patung Catur Muka bukan mengganti sebuah monumen, tetapi menjadi bagian dari upaya menjaga marwah dan identitas Kota Tabanan.

"Patung Catur Muka merupakan salah satu penanda Kota Tabanan. Penataannya harus mampu mencerminkan kemajuan daerah tanpa meninggalkan akar sejarah, adat, dan budaya yang menjadi jati diri masyarakat Tabanan," jelasnya.

Sementara itu, Bendesa Adat Kota Tabanan, I Made Suwardika, mengatakan usulan pembangunan patung baru lahir dari keinginan masyarakat adat agar ikon kota memiliki tampilan yang lebih representatif.

"Kami berharap Patung Catur Muka yang baru menjadi simbol kebanggaan masyarakat Tabanan. Selain lebih megah dan indah, pembangunannya juga tetap menghormati nilai-nilai adat, budaya, dan filosofi yang melekat pada keberadaan patung tersebut," katanya.

Editorial Team

Related Article