Lahan sawah di Subak Jaka (Dok.IDNTimes/Istimewa)
Pekaseh Subak Jaka, I Wayan Yusa mengatakan, Kelompok Tani Jaka Organik menyatakan komitmennya segera menindaklanjuti seluruh temuan melalui perbaikan sarana pendukung, penyempurnaan SOP, serta pembenahan administrasi dan pencatatan kegiatan usaha tani.
"Langkah perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan konsistensi penerapan sistem pertanian organik sekaligus memperkuat kesiapan kelompok dalam memenuhi persyaratan sertifikasi organik," ujarnya.
Menurutnya, pertanian organik bukan sekadar menghindari penggunaan bahan kimia sintetis, tetapi merupakan sistem produksi yang harus menjamin integritas lahan, mencegah kontaminasi, menjaga kelestarian lingkungan, serta menerapkan pengelolaan usaha tani yang transparan dan dapat ditelusuri. Oleh karena itu, keberadaan SOP dan pencatatan yang lengkap menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan terhadap produk organik.
"Melalui sinergi antara kelompok tani, lembaga sertifikasi, dan pemerintah daerah, pendampingan serta audit penerapan standar diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan pemeriksaan administratif, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan perbaikan berkelanjutan," katanya.