Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ruas jalan provinsi yang jebol di Kabupaten Tabanan
Ruas jalan provinsi yang jebol di Kabupaten Tabanan (Dok.IDNTimes/Istimewa)

Intinya sih...

  • Jalan yang jebol merupakan kewenangan Pemprov Bali

  • Pemkab Tabanan telah menyiapkan sejumlah paket pekerjaan Bina Marga

  • Kualitas dan konektivitas jalan dapat terus ditingkatkan

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tabanan, IDN Times-Ruas jalan provinsi yang menghubungkan Jalan Gatot Subroto-Jalan Pahlawan di Kabupaten Tabanan jebol. Menindaklanjuti kondisi tersebut, Tim Teknis Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tabanan langsung menanganinya dengan memasang pemasangan rambu-rambu peringatan di sekitar lokasi jalan. Penanganan sementara dinilai perlu segera dilakukan guna menjamin keselamatan pengguna jalan.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Tabanan, I Made Dedy Darmasaputra, mengatakan bahwa penanganan awal difokuskan pada upaya mitigasi risiko kecelakaan. “Untuk sementara kami lakukan pemasangan rambu peringatan agar pengguna jalan lebih waspada. Keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya, Rabu (29/1/2025)

1. Jalan yang jebol merupakan kewenangan Pemprov Bali

Ilustrasi tanda bahaya pada pagar besi (unsplash.com/ Edwin Hooper)

Dedy mengatakan ruas jalan yang jebol tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Oleh karenanya selain mengambil tindakan dengan memasang rambu peringatan, pihaknya telah melakukan koordinasi lintas instansi.

“Setelah kami berkoordinasi dengan PU Provinsi Bali, disampaikan bahwa ruas Jalan Gatot Subroto - Pahlawan direncanakan mendapatkan penanganan lanjutan pada Februari 2026,” jelas Dedy.

2. Pemkab Tabanan telah menyiapkan sejumlah paket pekerjaan Bina Marga

Ruas jalan kabupaten di Tabanan yang akan mendapatkan perbaikan di tahun 2026 (Dok.IDNTimes/Humas Tabanan)

Sementara itu, pada Tahun Anggaran 2026, Pemkab Tabanan juga telah menyiapkan sejumlah paket pekerjaan Bina Marga guna mendukung peningkatan kualitas infrastruktur jalan di berbagai wilayah. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp26,35 miliar.

Beberapa paket strategis tersebut antara lain rekonstruksi jalan dan pembangunan drainase ruas Simpang Beraban – Munggu - Pantai Nyanyi dengan pagu Rp10 miliar sepanjang 1,70 kilometer, serta rekonstruksi Jalan Tangguntiti (SP) - Pantai Beraban senilai Rp6 miliar dengan panjang 4,30 kilometer.

Selain itu, terdapat pula paket rekonstruksi Jalan SP BS Gadungan - Gunung Salak dengan anggaran Rp5,3 miliar; konstruksi Jalan Bolangan - Dadia senilai Rp2,7 miliar; hingga rekonstruksi jalan menuju RPH Gubug dan pemeliharaan berkala Jalan di Banjar Dukuh, Desa Tiying Gading yang didanai melalui APBD Kabupaten Tabanan.

3. Kualitas dan konektivitas jalan dapat terus ditingkatkan

Ruas jalan kabupaten di Tabanan yang akan mendapatkan perbaikan di tahun 2026 (Dok.IDNTimes/Humas Tabanan)

Dedy mengatakan, melalui program Bina Marga TA 2026 diharapkan kualitas dan konektivitas jalan di Tabanan dapat terus ditingkatkan.

"Program ini sekaligus mendukung keselamatan, kelancaran mobilitas masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi daerah," katanya.

Editorial Team