Buleleng, IDN Times - Akhir pekan pada Sabtu, 11 Juli 2026 semestinya menjadi hari berlibur membahagiakan. Namun, maut merenggut nyawa tiga orang di akhir pekan yang tenang kawasan wisata Lovina, tepatnya Jalan Nasional Singaraja-Gilimanuk, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar.
Kecelakaan maut melibatkan satu unit mobil Suzuki APV dan satu sepeda motor Honda Vario menewaskan tiga orang sekaligus sekitar pukul 19.40 Wita.
Awalnya, motor Honda Vario dengan nomor polisi P 6694 AX yang dikendarai oleh Khairul Anwar (33), warga Jatisari Kecamatan Bondowoso, Jawa Timur, membonceng dua penumpang, Evan Egi Yanto (18) warga Jatisari dan Rudi Yanto (30) warga Gading Sari. Kendaraan roda dua itu melaju dari arah barat yakni Gilimanuk menuju timur ke kawasan Singaraja.
Ketika melintasi jalan dengan medan agak menikung di kilometer 13.900, tepat di selatan Hotel Nugraha Lovina, motor tersebut diduga kehilangan kendali. Motor itu pun oleng hingga ke lajur kanan.
Pada saat bersamaan, mobil Suzuki APV yang dikemudikan oleh Ketut Jadiasa (51), warga Desa Tinggarsari, Kecamatan Busungbiu melaju dari arah berlawanan. Tabrakan pun tak terelakkan. Benturan keras mengakibatkan pengendara dan penumpang sepeda motor terpental hingga beberapa meter.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Banjar, Kompol Made Mustiada seizin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kecelakaan ini diduga dipicu oleh ketidakhati-hatian pengendara sepeda motor yang tidak dapat menguasai kendaraannya saat di tikungan, sehingga oleng dan mengambil jalur kendaraan dari arah berlawanan,” ujar Kompol Made Mustiada, pada Minggu (12/7/2026).
Petugas kepolisian Polsek Banjar dan tenaga medis yang tiba di lokasi kejadian langsung merujuk ketiga korban pengendara dan yang dibonceng sepeda motor ke Rumah Sakit Paramasidhi Singaraja.
Namun, nyawa ketiganya tidak tertolong, meskipun sempat menjalani perawatan. Ketiganya dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.
“Korban ada tiga orang yakni pengendara sepeda motor dan yang dibonceng, sedangkan pengemudi mobil Suzuki APV beserta penumpangnya semua selamat,” jelas Mustiada.
Berkaca dari kejadian ini, Mustiada mengimbau agar seluruh pengguna jalan menaati aturan lalu lintas. Termasuk menggunakan helm standar dengan kondisi kesehatan fisik yang prima.
“Jangan memaksakan diri jika merasa lelah atau kurang menguasai medan jalan. Keselamatan adalah yang utama bagi diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.
Berdasarkan pemeriksaan awal Polsek Banjar, peristiwa kecelakaan ini menyebabkan kerugian materiel puluhan juta rupiah. Unit Lantas Polsek Banjar masih mendalami kronologi kejadian untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
