Denpasar, IDN Times - Pergeseran minat siswa dalam mencari jurusan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terjadi pada tahun ajaran 2026. Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali, I Nyoman Suwirta, mengungkapkan jurusan pariwisata dan perhotelan kini diserbu pendaftar hingga melebihi kuota yang tersedia. Sementara jurusan lain seperti perbankan dan tata niaga justru mulai ditinggalkan calon siswa.
“Saya sudah sampaikan kemarin sama Pak Kadis, ini kejadian betul ini dimana jurusan pariwisata kuota yang tersedia itu, yang mendaftar melebihi daripada kuota. Kemudian jurusan seperti perbankan, tata niaga itu sekarang sudah tidak terlalu diminati,” ujar Suwirta di Gedung DPRD Bali, pada Selasa (14/7/2026).
