Jumlah Penduduk Bali yang Bekerja hingga Agustus 2026

- BPS Bali mencatat 2,7 juta penduduk bekerja pada Agustus 2026, turun 1.730 orang dibandingkan Agustus 2025.
- Perdagangan menyerap tenaga kerja terbanyak dengan 563.030 orang, disusul pertanian 464.870 orang dan industri 403.990 orang.
- Akomodasi dan makan-minum mencatat kenaikan pekerja terbesar, sementara Sakernas 2026 memakai KBLI 2025 dengan 22 kategori usaha.
Denpasar, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali merilis hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2026. Jumlah penduduk Bali yang bekerja tercatat 2,7 juta orang. Jumlah ini turun 1.730 orang dibandingkan Agustus 2025. Sektor perdagangan masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Pulau Dewata.
Menurut BPS Bali, ada tiga lapangan usaha yang serapan tenaga kerjanya tertinggi pada Agustus 2026. Yaitu sektor perdagangan besar dan eceran 563.030 orang, pertanian 464.870 orang, dan industri 403.990 orang.
Sedangkan sektor yang erat kaitannya dengan pariwisata, yakni akomodasi dan makan minum, berada di posisi keempat dengan jumlah 393.550 orang. Keempat sektor tersebut menyerap sekitar 67,6 persen dari seluruh pekerja di Bali.
Dibandingkan Agustus 2025, akomodasi dan makan minum mencatat kenaikan jumlah pekerja terbesar, yaitu 1.560 ribu orang. Sebaliknya, aktivitas keuangan dan asuransi mengalami penurunan terbesar, berkurang 6.920 orang.
Sementara, lapangan usaha dengan serapan tenaga kerja paling rendah adalah penyediaan listrik dan gas, pertambangan, dan real estat.
Dalam laporan statistik yang dirilis BPS Bali pada 5 November 2026, Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2026 menggunakan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 yang menggantikan KBLI 2020. Jumlah kategori bertambah dari 21 menjadi 22.
Satu di antara perubahannya adalah reparasi, perawatan mobil dan sepeda motor dipindahkan, dari kategori perdagangan ke kategori Aktivitas Jasa Lainnya.
Jumlah Penduduk Bali yang Bekerja hingga Agustus 2026
No | Lapangan Usaha | Agustus 2026 (orang) | Persentase 2026 (%) | Agustus 2025 (orang) | Perubahan (orang) |
|---|---|---|---|---|---|
1 | Perdagangan Besar dan Eceran | 563.030 | 20,85 | 561.650 | +1.380 |
2 | Pertanian | 464.870 | 17,22 | 464.170 | +700 |
3 | Industri | 403.990 | 14,96 | 403.820 | +170 |
4 | Akomodasi dan Makan Minum | 393.550 | 14,58 | 391.990 | +1.560 |
5 | Konstruksi | 206.200 | 7,64 | 206.130 | +70 |
6 | Aktivitas Jasa Lainnya | 130.890 | 4,85 | 130.890 | 0 |
7 | Transportasi dan Penyimpanan | 121.690 | 4,51 | 120.820 | +870 |
8 | Pendidikan | 116.710 | 4,32 | 116.700 | +10 |
9 | Administrasi Pemerintahan | 108.720 | 4,03 | 108.030 | +690 |
10 | Aktivitas Keuangan dan Asuransi | 61.070 | 2,26 | 67.990 | -6.920 |
11 | Aktivitas Kesehatan dan Kegiatan Sosial | 54.230 | 2,01 | 53.280 | +950 |
12 | Aktivitas Profesional dan Administratif | 40.500 | 1,5 | 41.330 | -830 |
13 | Aktivitas Penerbitan dan Telekomunikasi | 13.480 | 0,5 | 13.480 | 0 |
14 | Penyediaan Air dan Pengelolaan Limbah | 7.860 | 0,29 | 7.990 | -130 |
15 | Real Estat | 5.450 | 0,20 | 5.880 | -430 |
16 | Pertambangan* | 4.380 | 0,16 | 4.360 | +20 |
17 | Penyediaan Listrik dan Gas* | 3.400 | 0,13 | 3.230 | +170 |
Total | 2.700.000 | 100 | 2.701.730 | -1.730 |

















