Penduduk Miskin di Badung Terendah se-Bali Pada 2025

- Kabupaten Badung mencatat persentase penduduk miskin terendah di Bali pada 2025, sebesar 1,9 persen atau sekitar satu hingga dua dari setiap 100 penduduk.
- Kota Denpasar berada di posisi kedua Bali dengan 2,16 persen, disusul Gianyar 3,71 persen, Tabanan 4,23 persen, dan Jembrana 4,33 persen.
- Karangasem memiliki persentase tertinggi di Bali sebesar 6,4 persen, sementara Buleleng dan Klungkung sekitar 5 persen; BPS mengukur kemiskinan berdasarkan pengeluaran di bawah garis kemiskinan.
Denpasar, IDN Times - Kabupaten Badung menjadi wilayah dengan persentase penduduk miskin terendah di Bali pada 2025 yakni 1,9 persen. Angka ini menempatkan Badung pada posisi pertama paling rendah di Bali, yang berarti satu sampai dua dari 100 penduduknya tergolong miskin.
Lalu di peringkat kedua ada Kota Denpasar dengan angka 2,16 persen. Berikutnya Kabupaten Gianyar 3,71 persen, Tabanan 4,23 persen, dan Jembrana 4,33 persen. Denpasar sendiri masuk tiga besar terendah di Indonesia, setelah Badung dan Kota Balikpapan (1,97 persen).
Sementara, Karangasem tercatat sebagai Kabupaten dengan persentase penduduk miskin tertinggi di Bali yaitu 6,4 persen, diikuti Buleleng dan Klungkung sekitar 5 persen.
Badan Pusat Statistik (BPS) mendefinisikan penduduk miskin sebagai populasi penduduk yang tidak mampu memenuhi hak dasar seperti pangan, sandang, layanan kesehatan, layanan pendidikan, pekerjaan dan berusaha, dan/atau perumahan) secara layak maupuan mandiri, serta memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan di bawah garis kemiskinan.
Berikut ini persentase penduduk miskin terendah di Bali pada 2025 menurut BPS selengkapnya.
Persentase Penduduk Miskin Terendah di Bali 2025
Peringkat | Kabupaten/Kota | Persentase |
|---|---|---|
1 | Badung | 1,9% |
2 | Denpasar | 2,16% |
3 | Gianyar | 3,71% |
4 | Tabanan | 4,23% |
5 | Jembrana | 4,33% |
6 | Bangli | 4,83% |


















