Ramalan Hindu Bali 8 November 2026, Hari Ini Patut Waspada

- Ramalan Hindu Bali untuk Minggu, 8 November 2026, mengingatkan adanya pengaruh Kala Siyung sehingga masyarakat dianjurkan lebih waspada dalam beraktivitas.
- Hari ini dinilai tidak baik untuk upacara pembakaran mayat, atiwa-tiwa atau ngaben, serta karya ayu dan yadnya lainnya.
- Pelaksanaan Manusa Yadnya seperti pernikahan, potong gigi, potong rambut, serta Pitra Yadnya seperti penguburan dan nyekah juga tidak dianjurkan.
Selamat siang teman-teman semuanya, lekas sembuh untukmu yang sedang sakit. Tetap semangat memulihkan diri dan menemukan versi terbaik dirimu.
Jika memulai aktivitas pada Minggu, 8 November 2026, maka kamu harus waspada ya. Sebab hari ini akan ada pengaruh buas melalui pengaruh kala siyung.
Bagaimana dengan ramalan lainnya? Yuk baca selengkapnya di bawah ini.
1. Tidak baik membakar mayat

Ilustrasi ngaben (IDN Times/Yuko Utami) Gagak anungsang pati adalah hari yang tidak baik melakukan upacara membakar mayat dan atiwa-tiwa. Kaleburau artinya tidak baik melakukan karya ayu atau yadnya. Termasuk tidak baik melaksanakan atiwa-tiwa/ngaben.
Kala pati adalah hari baik untuk membuat jerat dan memasangnya serta pembuat pengrusak. Namun, tidak baik untuk semua upacara dan pekerjaan yang lainnya.Â
2. Tidak baik melaksanakan upacara pernikahan

Ilustrasi Griya. (IDN Times/Yuko Utami) Salah wadi adalah hari yang tidak baik untuk melakukan upacara Manusa Yadnya seperti wiwaha atau pernikahan, mapendes (potong gigi), potong rambut, dan lainnya.Â
Hari ini juga tidak baik melaksanakan upacara Pitra Yadnya misalnya penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dan sebagainya. Panca prawani dan purwani artinya tidak baik dipakai dewasa ayu. Pararasan: Laku Angin, Pancasuda: Satria Wibawa, Ekajalaresi: Kemeranaan, Pratiti: Upadana.

















