Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Hari Baik Menurut Hindu Bali 8 April 2026, Saatnya Potong Rambut
ilustrasi potong rambut (pexels.com/Allyson Fernando)
  • Ramalan hari baik Hindu Bali pada 8 April 2026 dimulai dengan hari Cintamanik yang cocok untuk upacara potong rambut.
  • Beberapa hari seperti Banyu Milir dan Kala Dangastra memiliki makna khusus, masing-masing baik untuk kegiatan air dan pembangunan tembok pekarangan.
  • Ada pula hari-hari yang dianggap kurang baik, seperti Carik Walangati dan Kala Siyung, yang sebaiknya dihindari untuk upacara atau kegiatan penting.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sebelum menjalani berbagai aktivitas yang padat pada Rabu, 8 April 2026 ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali menyambutmu. Ramalan ini berdasarkan Kalender Bali Digital diawali dengan hari cintamanik  yang baik untuk melakukan upacara potong rambut. 

Ada juga hari banyu milir yang baik untuk membuat sumur, kolam, membuka jalan air, dan ngirisin (menyadap nira). Carik walangati adalah hari yang tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. Bagaimana ramalan hari baik lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini.

Baik menanam tebu

ilustrasi tebu (unsplash.com/@davidclode)

Dadig krana artinya hari baik untuk menanam tebu dan timun. Namun, tidak baik untuk upacara atau yadnya, mengadakan pertemuan, dan rapat. Kala dangastra adalah hari baik untuk membangun tembok pekarangan dan membuat alat-alat penangkap ikan. 

Namun, tidak baik untuk memulai pekerjaan penting dan tidak baik melakukan upacara atau gawe ayu. Kala dangu adalah hari yang tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan, pindah tempat, dan bepergian. 

Baik memberikan nasihat

ilustrasi nasihat orangtua (pexels.com/Annushka Ahuja)

Kala mretyu adalah hari baik untuk membuat senjata, mulai berperang membela kebenaran, dan memberikan nasihat kepada orang lain. Namun, tidak baik untuk bersenggama dan segala yadnya

Kala siyung merupakan hari yang tidak baik, hari ini harus diwaspadai karena mengandung pengaruh buas. Kala sudukan artinya hari yang tidak baik untuk memindahkan orang sakit dan menunjukkan unsur perombakan. Kala tampak tidak baik untuk dewasa atau hari pernikahan atau perkawinan. 

Baik memelihara ternak

ilustrasi ternak (pixabay.com/RitaE)

Kala upa adalah hari baik untuk mulai mengambil atau memelihara ternak (wewalungan). Purwanin dina merupakan hari yang tidak baik sebagai dewasa ayu. Kala brahma mengandung arti kepanasan atau kesakitan. 

Salah wadi artinya tidak baik untuk melakukan upacara Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya. Pararasan: Laku Surya, Pancasuda: Lebu Katiup Angin, Ekajalaresi: Buat Suka, Pratiti: Jati.

Editorial Team